Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di desa Bugel, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018) malam. (Dok. Humas MPR)

BERITABUANA.CO, JEPARA – Kepala Biro Humas MPR RI, Siti Fauziah mengatakan bahwa MPR memiliki berbagai metode dalam melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar. Antara lain, cerdas cermat, outbond, TOT, seminar, perkemahan hingga pentas kesenian tradisional.

“Jadi tidak benar, jika kegiatan pementasan wayang dikaitkan dengan pemilu. Karena kegiatan sosialisasi sudah dilakukan jauh-jauh hari, diberbagai daerah di Indonesia,” kata Siti Fauziah saat Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di desa Bugel, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018) malam.

Selain tontonan, menurut Siti pementasan wayang kulit juga memiliki tuntunan, agar kita bisa menjalani kehidupan berbangsa dan bermasyarakat secara baik dan benar.

“Inilah salah satu maksud diselenggarakannya sosialisasi menggunakan metode pementasan wayang kulit,” kata Kepala Biro Humas MPR itu.

Pagelaran Wayang Kulit dengan Lakon Wibisono Minandito, itu dibuka oleh Bowo Sidik Pangarso, mewakili pimpinan MPR. Prosesi pembukaan pagelaran wayang kulit, itu ditandai penyerahan tokoh wayang Wibisono dari Bowo Sidik kepada Ki Dalang Mbeling

Ikut hadir dalam acara tersebut selain Siti Fauzian, juga anggota Fraksi Partai Golkar (F-PG) MPR RI Bowo Sidik Pangarso, Kepala Bagian Pemberitaan dan Layanan Informasi Publik serta Hubungan Antar Lembaga Muhamad Jaya, juga Forkopimda setempat dan Petinggi desa Bugel Masno. (Ardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here