Ditahun Politik Ini, Ara Minta Para Menteri Jangan Bikin ‘Gaduh’

by -

BERITABUANA, JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait meminta para menteri tidak membuat ‘gaduh’ di internal pemerintah. Di tahun politik ini, para menteri harus cermat, karena yang dipilih rakyat itu Presiden RI, bukan menteri.

“Memang dalam perjalanannya pemerintah itu ada yang salah, sehingga harus dikritik. Sebab, yang sempurna hanya Tuhan YME,” tegas Ara sapaan akrab Maruawar berbicara dalam diskusi dengan tema “Tunda Relaksasi Pelepasan Daftar Negatif Investasi (DNI), Jokowi Pro UMKM?” di Media Center Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Apalagi, lanjut Ara, UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) ini mempekerjakan sekitar 116 juta orang.

“Jadi, kalau untuk kepentingan rakyat, DPR harus menyuarakan. Masak diam,” jelasnya lagi.

Seharusnya kata Ara, sebelum membuat kebijakan itu para menteri melibatkan masyarakat, pengusaha UMKM, dan sebagainya.

“Saya sendiri sebagai pendukung pemerintah merasa senang telah diingatkan oleh masyarakat, pengusaha, UMKM, dan pemerintah ini harus konsisten membangun untuk kepentingan rakyat,” ucapnya.

Ara menegaskan jika dirinya interupsi dan mengkritik kebijakan pemerintah tersebut dilakukan dengan tulus setelah mendapat masukan dari masyarakat dan pengusaha UMKM. Sebab, sebagai wakil rakyat hal itu harus disuarakan.

Dirinya pun merasa lebih baik kehilangan jabatan daripada kehilangan kepercayaan rakyat.

“Saya kritik itu karena kebijakan itu akan merugikan rakyat dan UMKM. Juga menjadi polemik di masyarakat. Tapi, saya tidak ditegur oleh PDIP maupun Pak Jokowi sendiri. Saya sudah bertemu Presiden, ngobrol biasa-biasa saja. Pak Jokowi tidak protes saya terkait kritik DNI di DPR,” ungkap anggota Komisi XI DPR RI itu. (Ndus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *