Prabowo: Muslim di Indonesia Lelah Secara Politik Dikategorikan Sebagai Radikal

BERITABUANA, JAKARTA – Prabowo Subianto, capres nomor urut 02 menyatakan sangat yakin bahwa sebagian besar Muslim di Indonesia moderat dan memandang Islam sebagai jalan tengah yang bermanfaat bagi seluruh alam semesta.

“Saya yakin sebagian besar Muslim di Indonesia moderat, dan mereka lelah secara politik dikategorikan sebagai radikal. Namun, sekali lagi, itu adalah tanggung jawab seorang pemimpin untuk memimpin. Seorang pemimpin harus mengajar,” katannya saat berbicara di The World 2019 Gala Diner yang diselenggarakan oleh The Economist di Singapura,
Selasa.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, seorang pemimpin memainkan peran penting dalam melindungi ulama, atau ulama Islam, dan membimbing rakyatnya, sehingga mereka tidak akan tersesat dan menjadi radikal.

Ia pun menyatakan keprihatinannya atas tuduhan terhadap ulama yang radikal.

Pendiri dan ketua Partai Gerindra optimis dan sangat yakin bahwa sebagian besar Muslim Indonesia terkemuka telah mengutuk radikalisme dan mempromosikan Islam sebagai agama damai yang mengadopsi jalan tengah.

“Saya sangat optimis karena saya melihat bahwa beberapa tokoh agama terkemuka di Indonesia mengutuk radikalisme dalam bentuk apa pun, dan Islam menekankan ini,” katanya.

Ia juga percaya bahwa seorang pemimpin memiliki peran besar dalam mengendalikan radikalisme dalam bentuk apa pun di Indonesia.

Prabowo juga mengatakan bahwa seorang pemimpin harus memberikan kesempatan kerja bagi anak-anak, sehingga optimisme mereka terus tumbuh.

Subianto melakukan kunjungan ke Singapura pada 26-27 November 2018, dengan agendanya yang terdiri dari pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsein Loon pada 26 November. (Kds/Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *