BERITABUANA, JAKARTA – Satgas Pangan Polri gelar Operasi Pasar mendadak di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Satgas Pangan Polri memastikan tidak ada penyimpangan harga beras dan memonitor stok beras.

Gelar operasi mendadak yang dipimpin Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit dan Kasatgas Pangan Polri Kombes Pol Nico Afinta Bersama Rombongan langsung sidak di Pasar Induk Beras Cipinang.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit mengatakan pemerintah ingin segera harga beras kembali normal. “Kami dari Polri bekerja sama dengan stakeholder sepakat, harga beras akan segera normal dan mencapai sasaran, masyarakat yang memang membutuhkan beras ini,” ucapnya.

Kehadiran Satgas Pangan Pol ke Pasar Induk Cipinang untuk memastikan distribusi beras medium ini berjalan dengan baik dan harga beras stabil.

“Kami harapkan pelaksanaan ini bisa maksimal dan keluhan segera teratasi. Karena stok kita sangat cukup, paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini Bulog memiliki stok yang lebih dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Listyo di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (22/11).

Sementara itu, Kasatgas Pangan Kombes Pol Nico Afinta mengatakan pihaknya dan seluruh stakeholder yang terlibat telah berulang kali mengadakan pertemuan. Pertemuan tersebut guna membahas ketersediaan pangan, distribusi pangan, dan fluktuasi harga.

“Titik kerawanan penyimpangan distribusi beras belum ada,” kata Nico.

Nico menambahkan kehadiran Satgas Pangan cukup kuat untuk memastikan tidak adanya penyimpangan terkait harga dan stok beras untuk masyarakat. Nico pun menjelaskan salah satu cara Satgas Pangan mengawasi distribusi beras ke masyarakat, agar tak menyimpang.

“Kami sudah bentuk satgas pangan mulai dari tingkat Mabes sampai tingkat polres, polsek. Sehingga kami akan bersama stakeholder dan pedagang mengawasi, Bulog sudah menetapkan aturan sebelum mengedarkan ke pasar dalam jumlah besar, yaitu pedagang melaporkan misalnya di pasar sini ada 38 downline (pasar turunan), distribusi beras berapa banyak ke pasar-pasar turunan. Berapa lama beras itu habis, nanti terlihat. Dengan kontrol kami maka terlihat,” tegas Nico.(CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here