BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyambut postif program Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang melibatkan Kejagung, dalam hal ini Direktur B pada Jaksa Agung Muda Pidana Intelijen (Jamintel) sebagai anggota Tim Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya dan Alam Indonesia.

“Kami menyambut positif kegiatan tersebut. Karena program Kemenko PMK itu dapat menjaga ketentraman dan ketertiban umum,” kata Direktur B pada Jaksa Agung Muda Pidana Intelijen (Jamintel), M Yusuf dalam rapat koordinasi tersebut, Kamis (22/11), di Kejagung.

Menurutnya, penguatan sinergi antar Kementerian dan lembaga pemerintah menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.

agat semua kegiatan atau rencana yang akan dikerjakan dapat terselesaikan dengan baik tanpa ada kendala yang terjadi. Karena itu, melalui Direktur B yang membawahi sosial, budaya dan kemasyarakatan akan melakukan langkah pendekatan dan pencegahan yang dapat merusak ketenteraman.

“Jadi kita harus dapat menjaga budaya ketertiban dan ketenteraman di masyarakata,” kata Yusuf menandaskan.

Menurutnya, Jaksa Agung HM Prasetyo juga telah mengisntruksikan kepada semua Kepala Kejaksaan Tinggi dan Negeri diberbagai daerah untuk dapat mengetahui dan penguatan budaya dan kearifan lokal. Ini sebagai bukti bahwa Kejaksaan Agung selalu berupaya menjaga ketahanan budaya tersebut.

“Bahkan disetiap kegiatan kejaksaan selalu menampilkan kebudayaan daerah. Hal itu sebagai bukti komitmen Jaksa Agung dalam upaya menjaga ketahanan budaya, melakukan kearifan lokal dan penguatan budaya local,” kata Yusuf.

Sementara itu, Asisten Deputi Warisan Budaya, Kemenko PMK, Pamuji Lestari mengatakan dalam Surat Permenko PMK No.20 tahun 2016 Tim Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya dan Alam Indonesia menugaskan 12 Kementerian dan 6 kelompok kerja (Pokja). Termasuk didalamnya melibatkan Kejaksaan Agung RI yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan budaya nasional. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here