BERITABUANA, LUMAJANG– Pasca aksi blokade jalan oleh warga Desa Jarit dan Kalibendo, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban langsung menemui warga kedua desa tersebut, Kamis (22/11).

Kapolres bersama beberapa personelnya, menemui warga di jalan Dusun Urang Gantung, Desa Jarit kecamatan Candipuro.

Kapolres yang datang langsung meminta warga untuk menyampaikan unek-uneknya dan persoalan yang mereka hadapi. “Silahkan pak, sampean sampaikan apa saja, agar saya tahu langsung apa yang anda rasakan. Posisi akan membela warga,” kata Kapolres.

Lalu, secara bergantian warga dari dua desa tersebut mengutarakan segala keluh kesah mereka.

“Terus terang pak, kami sudah satu tahun ini merasakan dampak langsung dari banyaknya truk pasir yang melintas di depan rumah kami. Bayangkan pak, sehari hampir 1000 truk pasir yang lewat. Yang paling menyakitkan kami pak, anak-anak kami hampir setiap hari mengeluh, banyaknya debu yang mereka hirup. Bahkan tak jarang, mereka jatuh sakit pak,” kata Muhammad Alfan warga Desa Jarit sambil meneteskan air mata.

“Saya juga ikut terharu mendengarnya pak,” timpal Kapolres sambil menenangkan warga.

Dalam kesempatan tersebut, perwira melati dua itu menyampaikan, bahwa dirinya berada pada sisi masyarakat. “Yang penting jangan sampai ada konflik dan tindakan anarkis, saya akan bantu kemauan warga,” ucap AKBP Arsal.

Diakhir kunjungannya, Kapolres beserta rombongan menyempatkan diri untuk mengecek langsung jalur alternatif yang akan dijadikan jalur truk pasir lewat, yakni jalur Bondeli.

Batu dan Kayu

Sebelumnya, warga dusun Sudimoro desa Kalibendo, memblokade jalan desa dengan batu dan kayu. Hal ini dilakukan warga lantaran jalan desa mereka dijadikan jalur alternatif sementara, lantaran jalur truk pasir yang ke desa Jarit juga diblokade warga.

Beruntung, atas respon cepat petugas dari Polsek Pasirian yang di back up dari Polres Lumajang, sehingga tidak sampai terjadi gesekan antara warga dengan sopir truk pasir dalam aksi blokade warga tersebut. (Mir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here