Ironis, Kasus Dugaan Pencabulan Bocah 7 Tahun, Mandek di Polres Jaktim

BERITABUANA, JAKARTA – Nasib tragis menimpa Y, bocah 7 tahun, warga Kebon Pala Jakarta Timur. Bocah tak mengerti apa-apa dan tak berdosa menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh tetangganya seorang oknum guru SMP berinisial KTM (50). Kejadian pencabulan itu sendiri terjadi, Kamis (18/10/2018). Ironisnya, Polres Jakarta Timur yang menerima laporan terkesan mengabaikan pengaduan tersebut, atau tak serius dalam menanganinya.

Keluarga korban didampingi pengacaranya, Sunan Kalijaga, terus mencari keadilan dengan mendatangi Polres Jakarta Timur untuk menanyakan kasusnya mulai Rumah Sakit Polri untuk menanyakan visum korban yang hingga sebulan belum dikeluarkan dengan alasan tidak jelas.

Selain itu, mengadukan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dan terakhir korban bersama pengacaranya Sunan Kalijaga mendatangi Propam Polda Metro Jaya untuk berkoordinasi kasus dugaan pencabulan yang sudah diproses namun terkesan mandek.

“Kami sudah sebulan mencari keadilan, kemana lagi saya minta bantuan agar kasus pencabulan yang menimpa anak saya bisa ditangani secara hukum. Dua kali anak saya dicabuli namun pelakunya bebas berkeliaran,” papar Ibu korban, Puspa sambil menangis di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Senin (19/11/2018) malam.

Ibu Puspa didampingi kakak korban, Ajeng dan Desi mengaku susahnya mencari keadilan bagi orang kecil.

Ajeng selaku kakak korban menjelaskan kejadian itu terjadi pada pukul 17.00 WIB, sore itu seperti biasa Y mandi bersama anak perempuan pelaku yang usia sebayanya. Tiba-tiba datang KTM dan mencabulinya.

Lebih parah lagi, perbuatan cabul itu juga disaksikan anak pelaku. Setelah kejadian itu, korban menangis mengadukan ke ibunya.

Setelah kejadian itu, keluarga korban melaporkan kasus pencabulan ke Polres Jakarta Timur unit PPA dengan LP No. 1072/K/K/2018/RES IT sekaligus membawa ke Rumah Sakit Polri untuk divisum. (Min/CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *