BERITABUANA, LUMAJANG- Berawal dari adanya informasi kejadian hilangnya sebuah ‘Dump Truk’ warna dengan nomor polisi N 8598 WE yang di bagian depan bertuliskan ‘PAPA KERE’ di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dan di laporkan ke Polsek Grati, Satreskrim Polres Lumajang langsung ikut bergerak melakukan pengejaran.

Sebab, informasi terakhir kendaraan di larikan ke jalur lintas selatan. “Saya memperoleh informasi tersebut tadi pagi (Kamis) sekitar pukul 06.45 WIB . Karena tidak menutup kemungkinan pelaku dan barang bukti mengarah ke wilayah hukum Polres Lumajang,” Kasat Reskrim AKP Hasran lewat keterangannya, Kamis (15/11) malam.

“Atas petunjuk Kapolres saya perintahkan Tim Resmob di pimpin Kanit Buser untuk segera melakukan penyelidikan dan pengejaran, mulai jalur Ranuyoso hingga Lumajang kota,” sambungnya.

Dari hasil pengejaran dan pencarian, akhirnya kurang dari 8 jam, tim Resmob berhasil menemukan barang bukti dump truk tersebut, di tengah perkebunan tebu di Desa Bence kecamatan Kedungjajang.

“Saat di temukan, personil saya sempat ragu-ragu apakah kendaraan tersebut merupakan kendaraan yang mereka cari. Sebab, anggota tidak menemukan stiker warna biru di bagian depan kendaraan yang bertuliskan ‘PAPA KERE’ yang merupakan ciri paling nampak dari kendaraan korban,” jelasnya.

Dump truk tersebut diketahui hilang saat di parkir di tepi jalan dekat SD Karanglo sekitar pukul 02.30 Dini hari tadi.

Namun berkat kejelian anggota, bekas stiker bertuliskan ‘PAPA KERE’ masih terlihat bekasnya. Untuk memastikannya, kendaraan langsung di bawa ke Mapolres Lumajang untuk di periksa Nomor rangka dan Nomor mesinnya.

“Jadi saat di temukan, kondisi barang bukti sedang kosong, terduga pelaku sudah kabur duluan saat mengetahui kedatangan petugas,” tutur Hasran.

Meskipun demikian, lanjutnya, tetap memerintahkan kepada Tim Resmob untuk tetap melanjutkan penyelidikan serta menangkap para pelaku. “Kalau perlu di tembak jika melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa personil,” tegas Hasran.

Dari hasil pemeriksaan atau cek fisik, di ketahui Nomor rangka kendaraan MHMFE75TFJK008374 dan nomor mesin 4D34TS27009, sesuai atau identik dengan STNK yang di sampaikan korban saat melakukan laporan sebelumnya.

“Setelah semuanya Clear, selanjutnya saya melaporkan hasil pengungkapan ini kepada Kapolres Lumajang untuk meminta petunjuk lebih lanjut”,kata Hasran. “Atas petunjukan Kapolres, akhirnya kami menghubungi penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota untuk serah terima barang bukti,” imbuh Hasran.

Apresiasi Tinggi

Atas keberhasilan ini, Kapolres Lumajang AKBP Dr. M. Arsal Sahban menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi Kasat reskrim dan Tim Resmob.

“Dalam penanganan pelaku kasus curat, curas dan curanmor, saya perintahkan Kasat Reskrim dan anak buahnya, untuk tidak segan-segan bertindak tegas dan terukur,” kata Kapolres Lumajang AKBP Arsal

Meskipun demikian, ia juga berharap ada peran serta dari masyarakat dalam menjaga keamanan wilayahnya dengan kembali menggiatkan kegiatan siskamling di lingkungannya, guna mengurangi ruang gerak para pelaku.

“Setidaknya, masayarakat menjadi Polisi bagi diri sendiri,” ucap AKBP Arsal saat menyerahkan barang bukti kepada penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota. (Lea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here