Satreskrim Polres Lumajang Amankan Oknum Konsultan Cabuli Ponakan

BERITABUANA, LUMAJANG – Tim penyidik dari Polres Lumajang akhirnya mengamankan seorang konsultan yang diduga melakukan pencabulan terhadap ponakannya sendiri. Tersangka diamankan dengan dua alat bukti yang sah. Pencabulannya sendiri dilaporkan orang tua korban  pada tanggal 2 oktober 2018.

Pelaku pencabulan itu bernama Raden Bagus Wijaya yang merupakan paman dari korban yang di ketahui berinisial AN usia 15 tahun.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran yang mendampingi Kapolres AKBP Arsal Sahban menjelaskan, awal mula pengungkapan kasus pencabulan anak di bawah umur, setelah penyidik Unit PPA menerima laporan dari ibu korban bernama Dora Nur Farina Iroe.

“Atas petunjuk Kapolres, tim penyidik langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti yang cukup untuk menjerat terlapor yang merupakan seorang oknum konsultan perencanaan pembangunan,” imbuh Kasat Reskrim.

Yang lebih mencengangkan, aksi pencabulan ini telah di lakukan pelaku lebih 20 kali terhadap korban yang selama ini tinggal serumah dengan pelaku. Perbuatan ini dilakukan oleh pelaku selama kurang lebih dua tahun, mulai pertengahan 2015 hingga akhir tahun 2017.

“Kini status terlapor telah di tingkatkan menjadi tersangka dan langsung dilakukan tindakan penahanan,” kata Kasat Rabu (14/11/2018).

Atas perbuatannya, lanjut Kasat, tersangka patut diduga melanggar ketentuan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah Umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, diancam Pidana Penjara paling lama 15 Tahun.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Dr. M. Arsal Sahban, S.H.,S.I.K.,M.M.,M.H. saat dikonfirmasi disela-sela acara silatutahim ke Tokoh-Ulama mengtakan, sangat mengecam keras atas perbuatan pelaku yang sungguh sangat tega melakukan perbuatan itu yang Seyogiyanya dia jaga dan lindungi.

“Untuk itu saya perintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan proses penegakan hukum dan pengembangan terhadap dugaan adanya korban lain” ujar Arsal. (CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *