BERITABUANA.CO, SERANG – Di area Tangerang, market service pengguna Toyota ke bengkel resmi Auto2000 selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sebagai gambaran, terjadi peningkatan unit servis sebesar 22% dari tahun 2016 ke 2017, yaitu dari 51.920 unit ke 63.362 unit mobil Toyota. Selanjutnya dari tahun 2017 ke 2018 juga mengalami peningkatan, yaitu dari 63.352 unit menjadi 72.081 unit atau sekitar 14%. Peningkatan jumlah mobil Toyota yang berkunjung ke bengkel resmi Auto2000 tersebut terkait dengan tumbuhnya wilayah penyangga Jakarta.

Sementara di area Serang – Pandeglang, market service pengguna Toyota ke bengkel resmi Auto2000 juga terus mengalami pertumbuhan. Seperti dari tahun 2016 ke 2017 yang mengalami peningkatan sejumlah 30%, yakni dari 10.503 unit menjadi 13.695 unit mobil Toyota. Lanjut tahun 2017 ke 2018 terdapat peningkatan setinggi sekitar 15%, yakni dari 13.695 unit menjadi 15.695 unit. Untuk area ini, peningkatan ditopang oleh kian kuatnya industri manufaktur, perkebunan, perikanan, dan pariwisata.

Terkait dengan pertumbuhan pelanggan Toyota yang melakukan servis berkala dan perbaikan kendaraan di Auto2000, dikembangkan layanan THS – Auto2000 Home Service yang merupakan layanan servis berkala dan perbaikan ringan kurang dari 2 jam yang bisa dilakukan pada waktu yang diinginkan oleh pelanggan di lokasi pelanggan. Selain itu, kualitas layanan ini juga setara dengan layanan servis berkala di bengkel resmi serta biaya servis berkala sama dengan di bengkel resmi Auto2000.

Mengandalkan 12 armada Toyota Avanza Transmover, layanan THS – Auto2000 Home Service area Tangerang mengalami peningkatan pelanggan dari 5.959 unit kendaraan Toyota tahun 2017 menjadi 5.963 unit di tahun 2018. Sementara untuk area Serang – Pandeglang, terjadi peningkatan sebanyak 13% dari tahun 2017 ke 2018, yaitu dari 1.607 unit menjadi 1.812 unit dengan mengandalkan 4 armada Toyota Avanza Transmover.

Peningkatan jumlah pelanggan THS – Auto2000 Home Service area Serang – Pandeglang yang dioperasikan oleh Auto2000 cabang Serang dan Pandeglang disebabkan oleh terus meningkatnya perekonomian di wilayah Kota Serang, Cilegon, serta Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang. Apalagi di tiga wilayah terakhir yang mengandalkan industri agrikultural, perikanan, dan pariwisata.(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here