BERITABUANA.CO, JAKARTA – Empat penyebar hoax (berita bohong) di media sosial ditangkap Bareskrim Polri. Keempatnya ditangkap di kawasan, Sentiong, Kemang, kabupaten Bekasi dan Depok empat penyebar hoax itu terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan. pelaku berinisial EW, RA (33), DNL (21),dan JHS. Penangkapan dilakukan pada 1-2 November 2018.

“Menyebarkan konten hoax perihal penangkapan pelaku penculikan anak karena menduga informasi perihal penangkapan penculikan tersebut benar dan agar masyarakat lebih waspada,” kata Subdit II Tipid Cyber Bareskrim Mabes Polri Kombes Rickynaldo. Jumat (2/11).

Subdit II Tipid Cyber Bareskrim Mabes Polri Kombes Rickynaldo Bareskri mengatakan, keempat tersangka memiliki peran berbeda.

Selain itu,modus mereka hanya untuk iseng-iseng dan memposting sendiri di halama facebook mereka masing-masing.

“Sengaja posting gambar video konten penculikan Ciseeng, Depok dan Tangerang. Dengan modus baju bekas. Modusnya hanya ikut-ikutan dan iseng-iseng aja,” ungkap Rickynaldo.

Menurut Rickynaldo,dari hasil penyelidikan keempat tersangka juga tidak mempunyai hubungan satu sama lain. “Kaitannya belum ada satu sama lain. Mereka masing masing. Jadi sejauh ini tidak ada yang nyuruh.”

“Sejauh ini belum. Nanti kita masi dalami. Nanti kita samapikan. Karena akan kita dalam secara dalam,” sambungnya. Keempatnya dikenakan Pasal 14 ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.

Barang bukti yang diamankan di antaranya:
1. 1 buah Galaxy Tab 2 warna putih
2. 1 KTP Jawa Barat
3. Akun Facebook wandaajjh.okehh
4. 1 Blackberry 9790 warna hitam
5. 1 simcard XL
6. 1 KTP DKI Jakarta
7. Akun Facebook ajiz.thalib
8. 1 handphone Xiaomi
9. Akun Facebook jefry.s.hasiolan
10. 1 handphone Vivo Y 69
11. Akun Facebook deticeriah.(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here