BERITABUANA, JAKARTA – Sebanyak 15 WNI dideportasi pemerintah Malaysia, karena telah menyalahi ijin tinggal di negara tetangga tersebut. Mereka terdiri 3 laki-laki dewasa, 7 perempuan dewasa, 4 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Mereka dipulangkan setelah diserahkan Imigresen Malaysia ke KJRl, karena sebagian terlantar dan telah menjalani masa tahanan.

Sebanyak 2 orang menggunakan paspor RI yang masih berlaku yang dikeluarkan Kanim Jember dan Kanim Selat Panjang. Sedangkan, 13 lainnya dipulangkan dipulangkan dengan SPLP yang diterbitkan KBRI dan KJRI Johor Baru.

Mereka diberangkatkan dengan kapal reguler MV Cinta Indomas dari Pelabuhan Pasir Gudang Johor Baru pukul 12.49 dan tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang pukul 15.00.

Sebanyak 5 WNI mengaku mengajukan paspor di Kanim Wonosobo tahun 2016, Kanim Kendal tahun 2015, Kanim Bengkalis tahun 2017, Kanim Tanjung Pinang tahun 2015 dan Kanim Selat Panjang tahun 2012.

Dijelaskan Dirjen Imigrasi Dr Ronny F. Sompie, yang menerima laporan Kakanim Imigrasi Kelas l Tanjung Pinang, para deportan mengaku berangkat ke Malaysia dengan cara ilegal menyelundup pada malam hari menggunakan kapal tradisional masyarakat setempat dari berbagai tempat, seperti di Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Ada pun alasan mereka memilih jalur tidak resmi karena mengira berangkat melalui jalur resmi akan lebih rumit.

Di antara deportan ini 5 anak lahir di Malaysia. Sebanyak 2 orang asal Lombok Timur dan Banten dalam kondisi gangguan kejiwaan, sehingga sulit dimintai keterangan.

Mereka mengaku terpaksa mengadu nasib ke Malaysia, untuk memenuhi ekonomi keluarga walaupun dengan berbagai resiko.

Menurut Ronny, mereka saat dalam pendataan diberi pemahaman agar tidak kembali ke Malaysia secara ilegal, karena tanpa izin resmi bekerja di Malaysia penuh resiko.

Umumnya setelah diberi imbauan mereka mengerti dan mengaku kapok jika bekerja secara ilegal, sehingga sempat menjalani hukuman sebelum dideportasi.

Ke-15 WNI ini setelah diserahkan ke Satgas TKl Pemprov Kepri (RPTC Tanjung Pinang kemudian dipulangkan daerah asalnya masing-masing. (nico

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here