Tragedi Lion Air, Belum Ada Korban Utuh yang Ditemukan

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Hingga saat ini belum ditemukan ada korban selamat dalam tragedi Pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh. Petugas telah mengangkut 24 lebih kantong jenazah korban ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi.

Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro memastikan, selama proses pencarian berlangsung oleh tim penyelamat gabungan yang melibatkan TNI dan Polri, pihaknya akan terus mengabarkan perkembangan terkini bagi keluarga dan kerabat korban pesawat JT-610.

Sebelumnya, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan, pilot Lion Air JT 610 sempat meminta return to base (RTB) atau kembali ke Bandara Soekarno-Hatta setelah sekitar dua menit lepas landas kepada air traffic control (ATC). Meski demikian, pihaknya masih belum mengetahui mengapa pilot meminta untuk kembali.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, badan pesawat Lion Air JT 610 diperkirakan jatuh sudah dalam keadaan tidak utuh. Ia mengatakan, dugaan ini muncul setelah petugas menemukan barang-barang dari dalam pesawat terapung di permukaan laut.

Selanjutnya, Maskapai Lion Air merilis nama-nama penumpang dan kru pesawat yang ada dalam penerbangan JT 610. Terdapat 189 penumpang yang terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, 1 anak-anak, dan 2 bayi serta 8 kru dalam penerbangan tersebut.

Kemudian, Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan, fokus timnya saat ini adalah untuk mencari dan melakukan evakuasi terhadap para korban. Setelah evakuasi dilakukan, tim dari KNKT akan segera mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat itu. Hingga kini penyebab jatuhnya pesawat Lion Air itu belum diketahui.

Tim lagi berusaha mendeteksi logam-logam di bawah permukaan laut untuk mengetahui secara persis letak badan pesawat beserta black box.

Kabar tentang Pesawat Lion Air JT 610 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang di Kepulauan Bangka Belitung hilang kontak pada Senin (29/10/2018). (Min)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *