BERITABUANA, JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal juga memenuhi panggilan penyidik Ditreskimum Polda Metro Jaya terkait kasus berita hoax penganiayaan pada Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 14.23 WIB.

Said Iqbal hadir setelah Koordinator Juru Bicara Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang. Kedatangan ketiga saksi ini untuk dikonfrontasi karena ada pernyataan yang berbeda saat pemeriksaan pertama.

“Pada hari ini saya dipanggil sebagai saksi utnuk dikonfrontir dengan tersangka Ratna sarumpaet, secara bersaman juga Bang Dahnil dan Mba Nanik Deyang dipanggil bersamaan,” kata Said Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018).

Said mengaku tidak mengetahui materi konfrontasi yang akan diberikan oleh penyidik terkait pemanggilan yang kedua ini. Namun, dirinya mengaku siap untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik terkait kasus tersebut.

“Tentang materinya konfrontir saya belum tahu. Jadi setelah pemberkasan kesaksian yang kedua ini Insya Allah saya akan sampailan kepada kawan-kawan media,” Katanya.

Sebelumnya, Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah telah mengagendakan pemanggilan terhadap tiga orang saksi yang pernah dipanggil untuk di konfrontir karena adanya perbedaan keterangan antara ketiganya.

Saksi yang akan kembali diperiksa adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Koordinator Juru Bicara Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Wakil Ketua BPN Nanik S Deyang.

“kita sudah melayangkan surat panggilan kepada pak dahnil, nanik, said iqbal yang rencananya besok jam 13 akan dilakukan konfrontir,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di kantornya, Kamis (25/10/2018).(CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here