BERITABUANA, MOSKOW – Mendapat kehormatan berpidato di Sidang Paripurna Dewan Federasi Rusia, Moskow, Rabu (24/10/2018) kemarin, Ketua DPD RI Oesman Sapta berbicara banyak tentang kerja sama dan hubungan baik Indonesia dengan Rusia. Bahkan, ia mengenang kedekatan Sukarno (periden pertama RI) dengan Rusia, yang saat itu masih Uni Soviet.

Bahkan, Senator asal Kalimantan Barat itu mencoba memutar kembali satu episode sejarah yang terjadi di bulan Agustus tahun 1956, ketika Presiden Indonesia, Sukarno merangkul Uni Soviet dengan sebuah kalimat sakral “Mengertikah Saudara-saudara sekalian apa sebab saya berbahagia berada di kota ini? Mengertikah Saudara-saudara bahwa sekarang di antara rakyat Indonesia dan saudara-saudara ada satu hubungan yang tidak dapat dilenyapkan oleh siapa pun jua.”

“Ucapan Bung Karno itu patut selalu kita ingat dan harus diceritakan dari generasi ke generasi di kedua negara kita,” katanya seraya mengajak anggota Federasi Rusia merenungkan ucapan proklamator RI tersebut.

Kesempatan itu, Oesman Sapta juga menyampaikan bahwa kedatangan Delegasi DPD RI ke Rusia seperti kehadiran kawan lama. Bahkan, ia menyebut bahwa Rusia adalah sahabat sejati yang selalu menjaga hubungan persaudaraannya dengan Indonesia.

Selain Oesman Sapta, delegasi RI turut dihadiri Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono. Kemudian beberapa senator yang datang ke Rusia di antaranya Fahira Idris, Benny Rhamdani, Delis J Hehi, dan Gedek Pasek Suardika. Juga ada Aceng Fikri, Abdul Aziz, Ayu Koes Indriyah, Aji Mirza Wardana, serta Tellie Gozelie. Pertemuan itu turut didampingi Dubes Mohamad Wahid Supriyadi. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here