BERITABUANA.CO, JAKARTA –  Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Jan S Maringka menegaskan, pihaknya siap untuk melakukan pengawalan terhadap penyaluran dana desa agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan meminimalisir penyimpangan.

“Kami siap mengawal agar dana desa bisa tersalur tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran,” katanya melalui siaran pers yang dilansir Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Mukri, di Jakarta, Rabu (24/10).

Diungkapkan, kerja sama yang erat antara Kejaksaan dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi diikat oleh nota kesepakatan yang ditandatangani 15 Maret 2018 lalu.

Melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4), Korps Adhyaksa berupaya menjadi katalisator pembangunan desa.

“Dengan Semangat kebersamaan, Kejaksaan mendukung percepatan program pembangunan,” katanya.

Kehadiran TP4 sebagai paradigma baru pemberantasan korupsi yang mengedepankan pendekatan pencegahan sangat dibutuhkan, mengingat pada tahun 2019 Pemerintah mengalokasikan dana desa dalam RAPBN hingga Rp 832,3 triliun. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here