Informasi Indonesialeaks, Kasus Lama yang Digoreng Lewat Framing Opini

BERITABUANA, JAKARTA – Demokrasi digital kerap menampilkan sisi-sisi yang tersembunyi sekalipun itu paradoks. Karena itu, yang menjadi pertanyaan apakah informasi IndonesiaLeaks sebuah fakta kebenaran atau propaganda, dan apakah IndonesiaLeaks murni untuk mengawal masyarakat sipil.

Pendapat ini dikemukakan Direktur Eksekutif Para Syndicate, Ari Nurcahyo saat berbicara dalam diskusi bertema “Indonesialeaks: Medium Untuk Rakyat Atau Alat Propaganda”, yang diselenggarakan Kaukus Muda Indonesia/KMI di kantor sekretariatnya, Jalan Salemba Tengah No.59 B Jakarta Pusat, Jum’at (20/10/2018) kemarin.

Diakui bahwsa secara politik memang ada kontestasi antar kelompok kepentingan yang menggoreng kasus ini, tetapi jangan sampai informasi ini sekadar sensasi saja.

“Sebab sensasi dan substansi bisa dimainkan melalui mobilisasi dan framing opini maupun propaganda untuk mengkonstruksi dukungan politik. Karena ini muncul di tengah momentum politik,” ujar Ari.

Lanjut Ari Nurcahyo, sebenarnya ini (informasi Indonesialeaks) kasus lama yang diangkat kembali ditahun politik sekarang ini.

Terkait dengan konteks politik adalah bahwa sekarang adalah masa kampanye, tahun politik, apakah ini sebuah fakta kebenaran, mari kita lihat lebih lanjut.

“Saya melihat dari konteks politik jadi menarik untuk dilihat,” jelasnya.

Sebelumnya, IndonesiaLeaks merilis hasil investigasinya perihal penyobekan buku merah sebagai alat bukti di KPK. Namun KPK sendiri telah membantah setelah dikonfirmasi terkait temuan IndonesiaLeaks tersebut. (Ardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *