BERITABUANA, HALMAHERA – Komitmen pelaksanaan pencegahan narkoba disampaikan Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara dihadapan seluruh pejabat dan Kepala Badan/Dinas di Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (18/10/2018) bertempat di ruang rapat kantor Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Bupati Edi menyampaikan hal tersebut usai kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Dr Benny Gunawan, SH. MH. menyampaikan paparan terkait strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Maluku Utara.

Dalam penyampaiannya, Kepala BNNP Malut menyatakan kunjungan kerjanya bersama tim BNNP di Kab. Halmahera Tengah sekaligus menjawab surat dari Bupati tentang usulan pembentukan BNN Kab. Halmahera Tengah.

Menurut pria yang separuh karir kepolisiannya di Reskrim ini, Pemkab Halteng layak memiliki kantor BNNK karena letak geografis rawan yang langsung dengan Provinsi Papua yang disinyalir merupakan pemasok ganja terbesar di Indonesia Timur.

Selain itu sesuai persyaratan pembentukan BNNK, maka Halteng telah memiliki beberapa persyaratan diantaranya adanya surat Rekomendasi Bupati, tersedia lahan untuk kantor, SDM, sarana prasarana bahkan MOU dengan BNNP MALUT di bidang Pendidikan juga telah ditandatangani pada Februari 2017 lalu, sehingga Halmahera Tengah dan Halmahera Selatan diprioritaskan untuk pembentukan kantor BNNK.

Ditambahkan Benny, MoU yang telah ada dapat dilaksanakan Pemkab tanpa harus menunggu pembentukan BNNK, yakni dengan pelaksanaan kurikulum Pencegahan Narkoba di sekolah.

“Namun sebelumnya para guru dibekali dengan pelatihan dari BNNP serta penyiapan modul yang telah ada mulai tingkat Paud, TK, SD, SMP dan harus diperbanyak Pemkab, BNNP bisa gabung pada kegiatan Pemkab,” kata Benny.

Menjawab hal tersebut Bupati menyatakan agar Sekda, Bappeda dan Bagian Keuangan segera merealisasikan hal tersebut dan secepatnya diterbitkan Perda tentang P4GN untuk memperkuat pelaksanaan pencegahan Narkoba di Halmahera Tengah, demikian Edi. (Natsir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here