BERITABUANA, WASHINGTON – Ini klaim CNN. Bahwa pemerintah Arab Saudi sudah mengakui wartawan pengkritik kerajaan, Jamal Khashoggi, terbunuh dalam interogasi yang gagal, yang dimaksudkan untuk mengarah pada penculikannya dari Turki.

Media Amerika Serikat ini mengklaim mengutip sumber pemerintah Riyadh dalam kondisi anonim. Khashoggi adalah wartawan Arab Saudi untuk Washington Post. Selama setahun terakhir, ia tinggal di pengasingan di AS dan Turki. Ia terakhir kali terlihat memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Turki menuduh pihak berwenang di Riyadh membunuh wartawan tersebut dan menyelundupkan jasadnya keluar dari konsulat. Namun, Arab Saudi telah membantahnya dan menganggap sebagai tuduhan tidak berdasar.

Selasa (16/10) CNN menyebut laporan pemerintah yang masih belum dipublikasikan menyalahkan kematian Khashoggi atas upaya penculikan dan interogasi yang gagal, yang dilakukan tanpa izin dan transparansi. Mereka yang terlibat, lanjut laporan itu, akan bertanggung jawab.

Sumber pemerintah Riyadh itu berbicara dengan koresponden CNN, namun belum dikonfirmasi secara independen. Laporan media AS itu muncul tak lama setelah Presiden AS, Donald Trump, menyebut Khashoggi dibunuh ‘pembunuh nakal’. “Itu terdengar bagi saya sepertinya ini pembunuh nakal. Siapa yang tahu?,” kata Trump.

Ia mengaku sudah berbicara dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi dan mengirim Menteri Luar Negeri Michael Pompeo ke Riyadh. (Sin/Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here