Menkumham Tegaskan Pengawasan Orang Asing Agar Diperketat

by -

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly menegaskan, pengawasan terhadap orang asing di seluruh wilayah Indonesia harus diperketat.

Hal itu dikatakan Yassona Laoly ketika mengukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) se-Kecamatan yang berada dalam Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu, Senin (15/10).

“Tim Pora akan bertugas mengawasi gerak-gerik orang asing yang datang ke sini. Kalau ditemukan pelanggaran keimigrasian, mereka dapat memberikan tindakan tegas,” katanya.

Dia mengatakan, pembentukan tim tersebut merupakan implementasi Peraturan Menkumham Nomor 50 Tahun 2016 tentang Tim Pengawasan Orang Asing guna mewujudkan keimigrasian yang terkoordinasi dan menyeluruh terhadap keberadaan dan kegiatan imigran.

Untuk memaksimalkan kinerja, anggota tim pengawasan orang asing ini terdiri dari camat, lurah, Kapolsek, Danramil hingga KUA.

“Saya minta pengawasan dilakukan secara profesional untuk meminimalisir masuknya warga negara asing ilegal ke wilayah hukum Indonesia, terkhusus Bengkulu,” ujarnya.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bengkulu, jumlah orang asing sampai dengan September 2018 ini tercatat sebanyak 618 orang. Beberapa di antara warga negara asing itu merupakan pekerja yang sedang berinvestasi di Bengkulu.

“Kita butuh investasi dalam hal pembangunan, namun pengawasannya juga harus diperketat terutama untuk tenaga kerja asing agar tidak mengganggu stabilitas negara,” tutup Yassona.

Dalam kunjungannya ke Bengkulu kali ini, selain Tim Pora juga memberikan pengarahan kepada 260 CPNS Kanwil Kemenkumham serta meresmikan lembaga pemasyarakatan (Lapas) khusus perempuan di Kadang Limun, Bengkulu. Oisa/ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *