BERITABUANA, JAKARTA – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani menilai, BBM bersubsidi tidak jadi naik membuat kubu oposisi kecewa.

“Barangkali yang di luar kubu pemerintahan kecewa gak jadi naik, nggak ada ‘gorengan’ besar,” kata Arsul kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Menurut Sekjen DPP PPP itu, kenaikan harga BBM bersubsidi dapat memicu situasi politik menjadi semakin panas di antara para parpol pendukung.

“Semua itu ya itu supaya situasi politik kita lebih dingin. Kalau kemudian naik itu kan langsung ribut terus,” jelasnya.

Arsul berharap pemerintah tidak jadi menaikkan harga BBM bersubsidi, lantaran bisa berdampak kepada harga kebutuhan pokok.

“Maka upaya menjaga stabilitas itu akan sia-sia atau bahkan kalau terjadi kenaikan bisa tak terkendali,” tuturnya.

Padahal, lanjut dia, stabilitas harga itu sudah bagus kalau dilihat sejak Dirut Bulognya Buwas (Budi Waseso).

“Kan bisa lihat aja baru di puasa dan lebaran ini tidak ada gejolak yang luar biasa,” tandas Arsul. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here