BERITABUANA, JAKARTA– Presiden Jokowi mengaku tidak mau ikut campur terkait permasalahan pengrusakan barang bukti di KPK yang diduga didalamnya ada catatan nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Itu wilayahnya KPK, itu wilahanya hukum, saya engga mau ikut campur, intervensi hal hal yang berkaitan dengan hukum,” kata Jokowi di Pondok Gede, Jaktim, Rabu (10/10).

Diketahui, Indonesialeaks menuliskan dua penyidik KPK asal Polri, Ronald Rolandy dan Harun mengoyakkan beberapa lembar dari buku itu karena terdapat nama petinggi Polri.

Ronald dan Harun telah dipulangkan ke Polri tahun lalu meski tak disebut karena perusakan barang bukti. Ronald setelah dipulangkan ke Polri diangkat menjadi Kapolres Cirebon.

“Kan baru dugaan. Saya engga mau intervensi,nggak mau ikut campur wilayah hukum,” tegasnya.

Saat ditanya apakah ada desakan mundur terkait ini, Jokowi menanggapi dingin. “Desakan ya biasa,” tutup Jokowi seraya mengakui bahwa pada Selasa kemarin bertemu Tito di Istana Bogor.

“Biasa bertemu. Engga sekali dua kali,” tandasnya. (Mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here