Di India, Puluhan Gadis Dipukuli karena Protes Soal Pelecehan Seksual

by -

BERITABUANA, NEW DELHI – Sebanyak 34 siswi India berusia antara 12 dan 16 tahun dibawa ke rumah sakit setelah dipukuli dengan tongkat oleh sekelompok anak laki-laki. Mereka juga dipukuli para ibu dan tetangga dari sekelompok anak laki-laki itu.

Disebutkan polisi serangan itu terjadi pada Sabtu di luar sekolah berasrama yang dikelola pemerintah di negara bagian Bihar di timur. Serangan itu terjadi setelah para siswi itu melakukan protes atas aksi pelecehan seksual yang dilakukan oleh sekelompok anak laki-laki.

“Serangan pada hari Sabtu baru terungkap karena keterlambatan dalam mengajukan kasus. Sepuluh orang, termasuk empat wanita, ditangkap,” kata Mrityunjay Kumar Choudhary, kepala polisi Supaul, Senin (8/10) malam WIB.

Mrityunjay menuturkan, sekelompok anak laki-laki itu, yang berusia antara 12 dan 16 tahun, memasuki sebuah ladang dekat sekolah di desa Darpakha, tempat para gadis bermain dan meneriakkan komentar-komentar cabul.

Mereka, lanjut Mrityunjay, pergi setelah para siswi menyampaikan protes. Namun, mereka kembali dengan membawa setidaknya 20 orang, termasuk ibu mereka, dengan bersenjatakan tongkat.

“Anak-anak itu membawa ibu mereka dan yang lain dari lingkungan sekitar. Wanita yang lebih tua juga menyerang gadis-gadis itu, katanya. Gadis-gadis kembali ke sekolah, di mana pihak berwenang telah meningkatkan keamanan,” kata kepala Distrik Supaul, Baidyanath Yadav.

India adalah negara paling berbahaya di dunia bagi perempuan karena tingginya risiko kekerasan seksual dan kerja paksa. Awal tahun ini di Bihar, lebih dari 30 gadis diserang secara seksual dan disiksa di sebuah tempat penampungan. (Sin/Daf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *