Alasan Tak Bisa Periksa Karena Penyidik Sudah Ditarik Polri, IPW: Buktikan KPK Lembaga Banci

by -

BERITABUANA, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW), menilai Pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi yang menyebutkan lembaga anti rasuah itu tidak bisa memeriksa penyidik yang diduga telah menghilangkan barang bukti karena yang bersangkutan sudah ditarik oleh institusinya (Polri), adalah pernyataan dari sebuah lembaga banci.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane

Seharusnya, kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane, terduga penyidik yang menghilangkan barang bukti kasus korupsi bisa juga dikenakan tuduhan korupsi, kolusi dan konspirasi dengan pelaku korupsi yang sedang ditangani atau diperiksanya.

Jadi meskipun si penyidik sudah ditarik institusinya, menurut Neta, KPK meskinya bisa tetap memeriksanya. Tapi semua itu mustahil dilakukan KPK akibat posisi KPK tidak jelas dalam konstitusi.

Jika posisi KPK jelas, lembaga itu bisa merekrut sendiri personilnya dan tidak tergantung pada polisi dan jaksa, yang notabene pasti tetap loyal kepada institusinya ketimbang kepada KPK sebagai tempat kos nya.

“Inilah kendala utama KPK dalam menyentuh polisi dan jaksa dan untuk menutup sikap bancinnya KPK akan berdalih yang aneh-aneh,” kata Neta S Pane pada www.beritabuana.co, Selasa (9/10/2018) malam.

Diterangkan Neta, dalam kasus hilangnya barang bukti teraebut, IPW menilai sesungguhnya telah terjadi malapraktek di KPK. Kasus penghilangan barang bukti korupsi oleh penyidik KPK adalah kejahatan luar biasa.

“Ini sebuah preseden dan tragedi besar . Jangan-jangan modus penghilangan barang bukti itu bukan yang pertama,” tandas Neta.

Neta melanjutkan, melihat kasus tersebut, publik patut curiga. Penghilangan barang bukti ini sebuah skandal besar KPK. Untuk membongkarnya publik tidak bisa berharap pada KPK. Tapi perlu dibentuk tim independen agar pengusutannya fair dan DPR perlu segera membentuk pansus penghilangan barang bukti KPK, mengingat di KPK ada tiga institusi besar, KPK, Polri dan Kejaksaan yang tentunya membuat orang-orang KPK ewuh pakewuh untuk mengusutnya secara fair karena harus saling menjaga sesama kolega. (Kds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *