BERITABUANA, JAKARTA – Ratna Sarumpaet, penebar berita bohong yang menyebabkan terjadinya keonaran dan kebencian hingga memunculkan permusuhan invidu, tertunduk dan diam seribu basa saat tiba di Polda Metro Jaya, setelah sebelum ditangkap di Bandara Soekarno – Hatta hendak pergi ke Chili.

Ratna Sarumpaet sendiri, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan spridik, bukti yang banyak dan saksi-saksi, serta surat cekal Polda Metro Jaya.

“Ratna Sarumpaet dikenakan pasal 14 KUHP No.1 tahun 1946 dengan ancaman 10 tahun,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (4/10/2018).

Dijelaskan Argo, bahwa kasus Ratna Sarumpaet bisa dikenai dua pasal. Yang pertama ialah pasal tentang menyiarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran di hadapan publik. Kedua pasal penebaran ujaran kebencian atau permusuhan individu berdasarkan SARA di media elektronik dengan pasal 28 UU ITE.

Ratna sendiri begitu tiba di Mapolda Metro Jaya diam seribu basa dan tidak memberikan penyataan resmi kepada rekan media. Dia digiring ke ruang unit 1 subdit 4 Jatanras.

Hingga saat ini belum ada kuasa hukum yang mendampingi Ratna Sarumpaet, dia hanya ditemani dua orang pihak keluarga. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here