BERITABUANA, JAKARTA – Polda Metro Jaya akan memanggil dan memeriksa siapa saja yang telah menyebarkan foto aktivis Ratna Sarumpaet yang diduga dianiaya di medsos pada Selasa (2/10) kemarin.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Nico Afinta, Rabu (3/10) di Polda Metro Jaya. “Siapa saja saksi ini yang  telah memberikan info atau mengeshare foto keadaan ibu Ratna, akan kami periksa. Bisa keluarga atau siapapun yang menyampaikan,” ujar Nico Afinta.

Menurut Nico, sampai saat ini polisi masih mencoba memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti terkait kebenaran informasi penganiayaan yang dialami oleh Ratna.

Bahkan, Ia menyebutkan proses penyelidikan ini bakal dikoordinasikan dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet disebut mengalami penganiayaan oleh sekelompok orang saat menghadiri acara konferensi internasional di Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018 malam.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, pada tanggal yang sama Ratna tengah berada di Rumah Sakit Khusus (RSK) Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Rumah Sakit itu merupakan rumah sakit kecantikan.

“Siapa saja yang telah menyebarkan berita ini, akan kami periksa,” tegas Nico lagi. (Han)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here