BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga kini masih terus mendalami dugaan kuat keterlibatan mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dalam kasus korupsi dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) Pemprov Sumatra Selatan tahun 2013 yang diduga merugikan negara puluhan miliar rupiah.

Jika nantinya dalam pengembangan kasus ini ditemukan bukti dan fakta kuat dugaan Alex Noerdin terlibat, maka tak segan segan penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung bakal meningkatkan status bekas orang nomor satu di Sumatra Selatan itu dari saksi menjadi tersangka.

“Kita masih terus dalami, kalau memang jadi tersangka ya jadi tersangka, kalau memang tidak ya tidak. Jadi harus kita lihat seperti apa nantinya,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo saat ditanyakan soal apakah Alex Noerdin akan menjadi tersangka, di Kejaksaan Agung, belum lama ini.

Sebelumnya, tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah memeriksa Alex Noerdin setelah yang bersangkutan mangkir dua kali dari panggilan penyidik.

Dan saat ini penyidik tengah mengkaji hasil pemeriksaannya untuk menetukan langkah dan kesimpulan penyidik dalam perkara ini. Yang jelas, kata Prasetyo, jika penyidik menemukan adanya fakta baru, maka penyidik akan mengkonfirmasi dengan pihak pihak terkait melalui pemeriksaan.

Menurutnya, penyidik tidak akan terburu buru dalam memutuskan kesimpulan pada suatu perkara tindak pidana korupsi yang tengah ditangani, agar hasil dari proses penyidikan benar benar berkualitas.
“Kita ingin penangan perkara yang berkualitas, bukan kuantitas. Kita harapkan hasil pemeriksaan, pihak pengadilan juga sependat dengan kejaksaan,” ujarnya.

Terkait upaya pencegahan terhadap Alex Noerdin, Jaksa Agung menegaskan masih didalami, apakah diperlukan atau tidak. “Semuanya tidak harus, tapi dapat dilakukan pencegahan itu tergantung kepentingan dan kebutuhan,” tegasnya.

Menyinggung soal temuan tim penyidik adanya dana hibah dan bansos Rp26 miliar yang digunakan untuk membeli kendaraan bermotor untuk dibagikan ke berabagi pihak, Prasetyo menegaskan penyidik masih mengembangkan terkait hal tersebut, apakah ada dugaan penyelewengan atau tidak. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here