BERITABUANA, KUPANG – Partai Gerindra memerintahkan seluruh pengurus dewan pimpinan cabang untuk menggelar acara nonton bareng masyarakat terkait dengan film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI). Demikian dikatan Ketua Fraksi Gerindra MPR RI, Fary Djemi Francis di Kupang, Sabtu (29/9/2018).

Fery menjelaskan bahwa apa yang dikatakannya itu adalah resmi perintah dari Partai Gerindra Pusar. Jadi diharapkan dan diwajibkan seluruh dewan pimpinan cabang melaksanakannya.

“Kami dari pusat sudah perintahkan agar pada hari Minggu (30/9) setiap pengurus partai harus menyelenggarakan acara nonton bareng film itu di daerahnya,” kata Fary Djemi Francis.

Menurut Fary, peristiwa G-30-S/PKI adalah sebuah sejarah kelam yang sulit dilupakan karena pada saat itu ada gerakan atau paham yang ingin mengubah ideologi bangsa dan mengancam keutuhan Pancasila.

Saat ini, lanjut Fary yang juga Ketua Komisi V DPR RI, dorongan masyarakat untuk menonton film dokumenter G-30-S/PKI sangat masif. Masyarakat juga ingin mengenang tragedi tersebut dan ingin memetik pelajaran sekaligus pengetahuan dari film karya Arifin C. Noer tersebut.

Pada saat pemutaran film G-30-S/PKI pada tahun lalu, kata dia, masyarakat begitu antusias untuk menyaksikan.

Oleh karena itu, jika diputar kembali dan diselenggarakan nonton bareng, menurut dia, antusias masyarakat akan meningkat.

Tak lupa, iapun menyerukan seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan film tersebut untuk memperingati sejarah perjalanan bangsa. “Ajak keluarga dan tetangga untuk menonton bersama-sama,” katanya.

Tidak hanya menonton bareng, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat Indonesia pada tanggal 30 September 2018 sejenak menundukkan kepala guna mengheningkan cipta dan mendoakan para pahlawan revolusi yang telah gugur dan menjadi korban keganasan PKI.

“Mari bersama kita rawat Pancasila, kita jaga Bhinneka Tunggal Ika, dan kita waspadai gerakan-gerakan yang ingin mengubah ideologi bangsa. Pancasila sudah final dan NKRI harga mati,” tutur Fary yang juga ada salah satu penggiat sepak bola di NTT itu. (Ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here