BERITABUANA, JAKARTA – Masitoh (47), ibu rumah tangga, merasa keberatan atas penetapan dirinya sebagai tersangka, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Keberatan Masitoh itu sendiri, karena bukti laporan polisi oleh pihak pelapor, dalam hal ini Komisaris PT Senapati, Anak Agung Gde Wisnu Wardhana hanya berupa pesan WhatsApp (WA).

Kuasa hukum Masitoh, Chris Butarbutar, dalam keterangan persnya, Kamis (27/9/2018), mengatakan, penetapan tersangka kepada kliennya sangat prematur.

Menurut dia, pesan WA dikirim ke sekretaris perusahaan bernama Arni adalah menyampaikan bahan press rilis untuk disampaikan ke suami Masitoh yakni Haminanto Adinugraha yang juga merupakan komisaris di perusahaan tersebut.

“Itu pesan melalui WA dan kedua itu draft press rilis yang belum jadi berita. Pesan itu jelas agar disampaikan kepada pak Haminanto. Jadi untuk menjadikan tersangka tidak berdasar,” kata Chris, sambil menambahkan kliennya telah diperiksa pada Rabu (26/9/2018).

Nah, yang menjadi hal aneh, kata Chris, kalimat mana yang dikenakan penyidik ke Masitoh, fitnah dan pencemaran nama baik perusahaan dalam press rilis itu.

“Semua fakta hukum upaya ibu Masitoh dalam mengupayakan hak-haknya harta gono-gini termasuk saham diperusahaan,” imbuhnya.

Masitoh pun yang ikut menduga bahwa motif dari laporan ini terkait dengan saham di tiga perusahaan yakni PT Insight Investment, PT Senapati dan PT Insight Investment Management.

Menurut Masitoh, mayoritas saham dimiliki oleh suami. Kemudian saham tersebut dialihkan ke pihak ketiga tanpa persetujuan kliennya pada 2016 lalu.

“Mereka takut saham yang mereka terima dari Haminanto ini tidak legal karena masih dipermasalahkan selaku istri,” ujarnya.

Karenanya Masitoh mengaku kecewa. Dirinya tidak terima ditetapkan sebagai tersangka. Pesan WA yang disampaikan ke Arni semuanya adalah fakta.

“Semua fakta, saya tidak terima dan tidak ada menyebarkan ke pihak lain,” ucapnya. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here