BERITABUANA, JAKARTA – Biaya politik yang dikeluarkan calon legislatif (caleg) pada pemilu 2019 tidak sedikit. Untuk meraih kursi ke DPR RI, diperlukan ‘fulus’ hingga miliaran rupiah untuk membiayai masa kampanye.

Diakui salah satu calon anggota legislatif (caleg) incumben, Marsiaman Saragih bahwa Pemilu 2019 memang berbeda dengan pemilu sebelumnya, karena pemilu tahun depan diadakan serentak yaitu pemilihan legislatif dengan pemilihan presiden dan wakil presiden RI.

“Setelah dihitung, saya harus menyiapkan biaya sekitar Rp 2 miliar,” sebut politisi dari PDI Perjuangan itu Marsiaman saat berbincang dengan beritabuana di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Duit sebanyak itu, menurut Marsiaman, dipergunakan untuk membiayai acara tatap muka dengan masyarakat di daerah pemilihannya yaitu Riau II yang meliputi, Kabupaten Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

“Besar lah, bagi saya Rp 2 miliar itu besar, dan itu masih pakai capai,” ujarnya lagi.

Pada waktu pemilu 2014, biaya yang dikeluarkan politisi senior PDI Perjuangan ini untuk terpilih anggota DPR RI mencapai Rp 1,5 miliar. Kalau sekarang ada peningkatan kata Marsiaman karena pengelauaran bertambah.

Untuk kampanye pemilu 2019, Marsiaman menyatakan dia akan lebih banyak mengadakan acara tatap muka dengan masyarakat. Pasalnya, kegiatan tatap muka justru lebih efektif dalam mendulang suara pemilih.

“Saya bertemu dengan masyarakat, ngobrol-ngobrol, bersilaturahmi, itu kan lebih efektif,” katanya seraya menambahkan kalau acara tatap muka itu dalam satu hari maksimal diadakan di empat titik.

“Nah, sudah pasti setiap acara tatap muka menyediakan konsumsi dan biaya lain untuk mendukung acara tersebut,” tambah Marsiaman lagi.

Biaya Rp 2 miliar yang disiapkan tadi, lanjut dia, juga dialokasikan untuk membuat spanduk, bendera dan kaos yang jumlahnya cukup besar.

“Itu memang sudah resiko sebagai caleg, kalau gak mau keluar uang banyak, tidak usah nyaleg lah,” tukas Marsiaman.

Menjawab pertanyaan, anggota Komisi XI DPR ini mengatakan, sejumlah hal terkait prestasi yang diraih Presiden Jokowi akan disampaikan kepada masyarakat dalam setiap acara tatap muka itu. Dalam kaitan ini, dirinya juga akan menyatakan alasan-alasan harus memilih kembali Jokowi sebagai Presiden RI bersama wakilnya KH Ma’ruf Amin.

“Seperti apa kondisi perekonomian kita saat ini, apa saja keberhasilan pemerintah selama dipimpin Presiden Jokowi,” ucapnya. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here