BERITABUANA, JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto meminta kepada para juru bicara kampanye beserta relawan pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk menjaga lisan dan sikap ketika masa kampanye dimulai.

“Semua harus satu kata dan perbuataan,” kata Hasto di Jakarta, Sabtu (22/9/2018).

Tegas Hasto, jika apa yang ditekankan itu tidak ditaati, apa yang sesuai dengan yang sudah diatur, akan diberikan sanksi.

“Mandat yang diberikan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin, sudah baku guna menjaga ketertiban dan kedisplinan,” kata Hasto.

Kepada semua elemen tim kampanye, Hasto menganjurkan menyuarakan hal yang positif. Kiai Ma’ruf juga telah memimpin doa khusus agar proses kampanye selama tujuh bulan ke depan tidak ada isu-isu negatif yang bisa merusak suasana Pilpres 2019. Termasuk juga isu negatif yang berkaitan dengan kubu lawan, Prabowo-Sandiaga.

Menurut Hasto, sesuai apa yang telah disampaikan TKN KIK dalam beberapa kali kesempatan, yakni harus ada satu kesatuan antara perkataan dan perbuatan. Ia meyakini para anggota TKN, jubir, serta relawan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia memahami hal itu.

Pejawat dalam pengundian nomor urut di KPU, Jumat (22/9/2018) malam juga menyatakan akan mengedepankan gagasan untuk Indonesia lima tahun ke depan.

Menurut Hasto, Jokowi sebagai pejawat tentu memiliki kinerja yang memiliki daya tawar bagi masyarakat. “Itu yang akan kita lakukan dan sampaikan selama kampanye,” kata Hasto. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here