BERITABUANA, JENEWA – Iran Tegas menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump adalah ancaman bagi perdamaian timur tegah. Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, seperti ditulis dalam akun twitternya.

Benar, tegas Zarif, bahwa ada ancaman terhadap perdamaian serta keamanan di kawasan kami dan internasional.

“Ancaman itu adalah sikap pemerintahan Trump yang merasa benar sendiri, yang telah mengguncang perdamaian dunia bersama kaki tangan mereka di kawasan,” kata Zarif.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terus meninggi sejak Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional pada Mei lalu dan menjatuhkan sanksi terhadap Teheran pada bulan lalu.

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi pada Jumat membantah kabar bahwa pihaknya meminta pertemuan dengan Trump, demikian laporan kantor berita IRNA.

Sebelumnya, beredar rumor dari Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB bahwa Iran meminta pertemuan itu di sela-sela Sidang Umum PBB yang akan dimulai pada pekan depan.

Presiden Iran Hassan Rouhani dijadwalkan akan berpidato di depan Sidang Umum tersebut, kata IRNA. “Iran tidak pernah meminta pertemuan dengan Trump,” kata Qassemi. (Ram)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here