BERITABUANA, JAKARTA- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menyelenggarakan Seminar Maritim Nasional Seskoal Tahun 2018 di Gedung Jos Soedarso Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan.

Tema yang diambil yakni “Mewujudkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran yang Optimal Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Poros Maritim Dunia”.

Dalam Seminar Nasional ini, ikut menghadirkan pembicara utama Menteri Koordinator Kemaritiman RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. Ia pun menyampaikan paparan mengenai “Pembangunan Ekonomi Maritim dan Kebijakan Meningkatkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran”.

Sementara itu, sebagai pembicara pada sesi pertama Kepala Staf Angkatan Laut yang diwakilkan Aspam Kasal Laksamana Muda TNI S. Irawan. Ia memaparkan materi terkait “Langkah-langkah dan Peran Nyata TNI Angkatan Laut Dalam Mewujudkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran di Wilayah Perairan Indonesia”.

Paparan itu dilakukan dihadapkan dengan berbagai persoalan yang ada sehingga mampu mewujudkan stabilitas keamanan maritim dan keselamatan bagi pengguna laut untuk mendukung visi pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Untuk pembicara berikutnya ada Menteri Perhubungan RI yang diwakilkan Kasubdit Peneggakan Hukum Direktorat Kesatuan Panjagaan Laut Dan Pantai (KPLP) Fourmansyah.

Ia memaparkan materi “Regulasi Keselamatan Pelayaran, Aturan-aturan Pendukung Kelaikan Kapal Berlayar dan Penekanan-Penekanan Bagi Para Pengguna Laut serta Petugas Pendukung Pelayaran (Transportasi Laut)”.

Sedangkan, sebagai pembicara pada sesi kedua yakni Direktur INSA yang diwakilkan Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) INSA Budhi Halim dengan tema “Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Pelayaran, Konsep Kontribusi INSA kepada Pengguna Laut dalam Mendukung Keselamatan Pelayaran serta Harapan INSA terkait Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran”. Hal itu dilakukan guna mewujudkan konektifitas maritim dalam mendukung poros maritim dunia.

Terakhir, sebagai pembicara dalam seminar yakni Prof. Melda Kamil Ariadno mengambil tema “Keamanan MAritim dan Keselamatan Pelayaran dari Perspektif Hukum Nasional dan Internasional ditinjau dari Sisi Praktisi maupun Akademis”.

Pusat Pengembangan Pendidikan Pamen TNI AL

Danseskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian dalam sambutannya mengatakan bahwa Seskoal dengan paradigma barunya sebagai ‘Center Of Excelence On Naval and Maritime Science’ telah berkomitmen untuk melakukan berbagai terobosan dalam rangka peningkatan kualitas dan pengembangan sebagai pusat pendidikan perwira TNI AL dalam bidang Keangkatanlautan dan kemaritiman yang berstandar Internasional dalam bentuk kegiatan akademis, penelitian dan pengkajian dalam pengabdian pada masyarakat.

“Konstelasi geografis, geopolitik dan geoekonomi Indonesia telah mewarnai pembangunan keamanan maritime untuk mewujudkan Negara Maritim yang berdaulat, maju, mandiri, kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian di kawasan dunia sesuai kepentingan Nasional,” ucap Danseskoal lewat keterangannya.

Danseskoal pun menyatakan harapan dari seminar ini dapat menjadi media interaktif untuk memberikan pandangan, pengalaman, serta fakta di lapangan. Sehingga, dengan seminar ini dapat merumuskan penyelesaian masalah-masalah maritime secara komprehensif.

“Serta mengimplementasikan sesuai dengan hukum Nasional dan Internasional yang berlaku,” tutup Pati bintang dua TNI AL ini.

Turut hadir dalam acara tersebut Para Asisten Kasal, Para Pangkotama TNI AL, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Wakil PPAL, Perwira siswa Seskoal, Patun/Dosen Seskoal, Para Mitra Bestari Jurnal Maritim Indonesia, Mahasiswa Unhan, Mahasiwa Akademi Pelayaran dan undangan lainnya. (Mar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here