BERITABUANA, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengadakan pengundian nomor urut untuk dua pasangan capres dan cawapres yang akan digelar pada Jumat (21/9/2018) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan sebanyak 3.886 personel gabungan TNI, Polri dan Pemprov DKI Jakarta akan disiagakan untuk mengamankan kegiatan pengambilan nomor urut di kantor KPU RI, Jakarta Pusat tersebut.

“(Personel) 3.886 gabungan (TNI, Polri dan Pemprov DKI Jakarta),” kata Argo kepada www.beritabuana.co, Jumat (21/9/2018).

Pengundian nomor urut ini diprediksi bakal dihadiri oleh sejumlah pendukung dari kedua pasangan capres dan cawapres. Rekayasa lalu lintas di sekitar kantor KPU pun akan diberlakukan secara situasional jika terjadi konsentrasi massa di lokasi. “Pengalihan arus situasional,” ujarnya.

Untuk informasi, pengundian nomor urut pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) peserta Pemilu 2019, digelar malam ini. Rencananya, pengundian nomor urut dihelat di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pukul 20.00 WIB.

Teknis pengambilan nomor urut dimulai dari mengambil nomor giliran pengambilan yang dilakukan oleh masing-masing cawapres. Setelah itu, berdasar nomor giliran yang paling kecil, capres akan mengambil nomor urut pasangan calon. Selain itu, KPU juga membatasi sebanyak 150 orang tiap pendukung paslon.

Dari jumlah tersebut, hanya 50 orang yang boleh masuk ke dalam gedung KPU untuk mendampingi paslon. Sementara 100 orang lainnya menjadi saksi pengambilan nomor urut capres-cawapres di halaman kantor KPU.(CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here