BERITABUANA, ARAGON – Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, mulai bersikap realistis. Soal peluangnya merebut gelar juara dunia MotoGP 2018.

Rossi merasa sangat sulit untuk bisa menggapai ambisinya tersebut. Pada awal musim ini, Rossi sempat tampil konsisten dengan meraih empat kali podium dari tujuh balapan pertama.

Namun, catatan itu mulai turun di lima balapan terakhir dengan hanya sekali naik podium di peringkat kedua di Jerman. Catatan itu sekaligus menjadi rapor merah bagi Yamaha gagal membawa pebalapnya meraih kemenangan dalam 22 seri terakhir.

Menanggapi pencapaian timnya sejauh ini, rider veteran itu pun mengaku lebih fokus memberikan penampilan terbaik di enam balapan tersisa di MotoGP musim 2018, termasuk GP Aragon, akhir pekan ini. Kini, Rossi akan berusaha mendapatkan setelah motor Yamaha YZR-M1 2018 agar bisa tampil baik di balapan tersebut.

“Tentu saja, kami tidak perlu membicarakan tentang kemungkinan gelar juara dunia. Namun, kami masih harus berkonsentrasi dan memberikan yang terbaik. Karena, secara ajaib, saya masih berada di tempat ketiga di kejuaraan ini,” kata Rossi,

Saat ini, ia berada di posisi tiga dengan mengumpulkan poin 151 atau tertinggal dari sang pemimpin klasemen sementara pebalap dari Repsol Honda, Marc Marquez, dengan berselisih 70 angka.

Jelas, torehannya itu sangat berat untuk dirinya bisa menambah gelar juara dunia yang ketujuh di MotoGP. Bukan hanya itu, Rossi mengaku akan sulit mempertahankan posisinya di peringkat ketiga jika timnya tak melakukan perbaikan yang lebih baik.

Pasalnya, Ducati sudah mulai kembali panas. Hal itu terlihat dengan berhasil meraih kemenangan pada tiga balapan terakhir di Republik Ceko, Austria, dan San Marino. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here