BERITABUANA.CO, YOGYAKARTA – berwisata offroad Lava Tour Merapi itu pasti seru. Pasti fun. Pasti happy. Kalau tak percaya, tengok saja aktivitas sekelompok alumni SMA 15 Jakarta (IKALIBELS) yang mencoba merasakan sensasi bertualang ke sana.

“Ini menjadi pengalaman menyenangkan yang tak terlupakan. Sangat Seru. Ada nuansa luar biasa saat kami diajak menelusuri kawasan Merapi yang diluluhlantahkan lava beberapa tahun silam,” kata Deby Alumni 15 angkatan 85,  Minggu (16/9).

Deby memang sangat exited. Rona wajahnya selalu memperlihatkan kebahagiaan. Maklum, di Jakarta, Deby belum pernah naik jeep Willys tua. Apalagi, beroffroad ria dengan menerabas medan yang jalanannya berundak-undak dan dipenuhi pasir dan batu. Bagi perempuan cantik, ini pengalaman baru. Full keseruan. Full kebahagiaan karena memberikan sensasi yang tak terlupakan.

“Driver jeep mengajak bertualang melewati sungai dan jalanan yang tidak mulus. Badan bakal terguncang di atas mobil jeep offroad yang melaju kencang. Brum-brum! Benar-benar tempat wisata yang asik dan seru,” ujar Ulfa lulusan 15 tahun 87  tersebut.

Kawasan di sekitar Merapi yang penuh kerikil, bebatuan dan pasir jadi lokasi yang paling dinanti para rombongan. Adrenalin langsung terpompa. Jantung pun berdetak kencang kala melewati tanjakan dan turunan. Saat guncangannya makin hebat, dia justru makin happy. Saat perut berasa diaduk-aduk, dia justru makin excited.

Unsur edukasinya pun ada. Di sepanjang perjalanan, rombongan yang terdiri dari 5 mobil offroad dapat menyaksikan sisa-sisa keganasan erupsi Merapi. Dari kampung Kinahrejo yang luluhlantak, bekas hunian warga yang rubuh dan tak berpenghuni, timbunan material vulkanik berupa pasir, kerikil serta batu-batuan berukuran besar yang dimuntahkan dari perut Merapi dapat dijumpai di sepanjang jalan. Bahkan di salah satu spot bisa dijumpai wisata Batu Alien. Dari cerita warga sekitar, batu ‘alien’ yang besarnya seperti gajah tersebut terlempar dari puncak Merapi sejauh 7 km.

Menyusuri jalan pulang, peserta famtrip kembali dibuat kegirangan. Semua diajak melewati sungai Kali Kuning. Saat melewati genangan air, mobil sengaja digas dengan kecepatan tinggi sehingga alumni 15 Jakarra bisa merasakan sensasi cipratan air Kali Kuning.(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here