BERITABUANA, JAKARTA – Ini kabar gembira buat perangkat desa. Komisi II DPR sudah memikirkan insentif bagi mereka, mulai dari RT sampai Kepala Desa. Tujuannya tidak lain untuk menunjang kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Hal ini disampaikan anggota Komisi II DPR Eddy Kusuma Wijaya saat berbincang dengan beritabuana di Komplek Parlemen Senayan, Kamis (19/9/2018).

Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan ada 4 panitia kerja(panja) yang dibentuk Komisi II pada masa persidangan ini, salah satunya adalah panja Perangkat Desa dan Bina Desa. Panja ini semata-mata upaya DPR memajukan pembangunan desa, termasuk kantor desa serta pemberian insentif atau gajunya perangkat desa.

“Pebangunan kesejahteraan rakyat itu kan dimulai antara lain perangkat pedesaan,” ujar Eddy.

Masalahnya lanjut dia, selama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, pembangunan desa sudah banyak mengalami kemajuan, seperti ketersediaan jalan desa, irigasi pedesaan, jumlah pasar desa terus bertambah, pos yandu juga bertambah, saran air bersih pedesaan pun mengalami penambahan, begitu juga dengan jembatan desa termasuk penambahan bantuan terhadap pendidikan anak usia dini(PAUD).

“Nah, ke depan yang kita pikirkan adalah intensiuf perangkat desa itu,” kata Eddy seraya menambahkan, pemikiran ini lah yang mau dirumuskan dalam panja di Komisi II DPR.

Memang kata anggota DPR dari daerah pemilihan Banten ini, insentif perangkat desa selama ini sudah ada tetapi jumlahnya masih terbilang kecil.

“Intinya insintif yang diterima itu belum memadai, tidak sesuai dengan tugas mereka di dalam membina masyarakat desa dan administrasi pedesaan,” kata pensiunan jenderal polisi ini. (Ndus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here