BERITABUANA, BANDUNG – Banyak kabar ‘miring’ yang menyebut terpidana kasus korupsi Setya Novanto diistimewakan di Lapas korupsi Sukamiskin, akhirnya dijawab Kalapas Sukamiskin Klas 1A, Tejo Harwanto. Ia dengan tegas membenarkan bahwa sel yang dihuni Setya Novanto lebih luas dengan ukuran 300 ke 500 cm.

Tejo memaparkan bahwa ruangan Setya Novanto lebih besar, kira-kira 300-500 cm. Namun, katanya pada Minggu (16/9/2018), kamar tersebut tidak hanya dihuni oleh Setnov semata, ada sekitar 40-an sel dengan ukuran serupa.

Beberapa narapidana yang memiliki hunian dengan ukuran serupa yakni Nazaruddin, Joko Susilo, dan Tubagus Chaeri Wardhana atau Wawan.

“Terus ada napi umum yang baru masuk juga di situ (kamar ukuran luas) dan udah lama juga mereka itu menempati ruangan hunian yang besar,” kata dia.

Menurut Tejo, hunian-hunian di lapas Sukamiskin, terbagi menjadi tiga. Di antaranya ada kamar dengan ukuran kecil, kamar ukuran sedang dan kamar ukuran besar.

Kontruksi bangunan Lapas Sukamiskin merupakan salah satu “heritage” atau bangunan bersejarah sejak 1918. Sehingga tidak mungkin untuk dilakukan perombakan, juga menjaga agar tidak merusak konstruksi.

“Terus yang ngak kalah penting bahwa di sini kita akan menekankan bahwa mereka akan mendapatkan pelayanan yang sama dengan kamar bentuk yang sama. Bukan luasannya, kita ga perdebatkan dengan luasannya,” ucapnya.

Polemik adanya perbedaan standar kamar sel ini, sebelumnya atas hasil sidak yang dilakukan Ombudsman RI. Pimpinan Ombudsman, Ninik Rahayu menyoroti perbedaan standar yang diterapkan kepada narapidana.

Seharusnya, kata dia, dalam proses tahanan dan pembinaan seluruh napi mendapatkan pelayanan sama tanpa pandang bulu. (Ban)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here