BERITABUANA, DENPASAR- Anggota DPR RI yang juga anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dr Evita Nursanty mengatakan bahwa Forum Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan (World Parliamentary Forum on Sustainable Development/WPFSD) yang berlangsung di Bali, 12-13 September 2018 sepakat mendorong lebih kuat lagi dalam upaya peningkatan kesadaran parlemen di semua negara untuk berpartisipasi pada pentingnya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Juga disepakati komitmen untuk membangun mekanisme untuk bekerja lebih dekat dengan pemerintah dan stakeholders lainnya untuk memastikan fungsi parlemen yakni legislasi, anggaran dan pengawasan berjalan dengan efektif sesuai dengan roadmap nasional SDGs,” kata Evita Nursanty lewat keterangannya, Jumat (14/9).

Hal itu dikatakan Evita di sela-sela pertemuan yang berlangsung di The Patra Bali Hotel, Bali, Kamis (13/9) kemarin.

Forum ini sendiri dihadiri ratusan peserta dari 45 negara, 5 observer dan perwakilan lembaga internasional yaitu ASEAN, Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), Ernst and Young, Geneva Council for International Affairs and Development (GCIAD), United Nations Environment Programme (UNEP), the Westminster Foundation for Democracy (WFD), Women Political Leaders Global Forum, Parliamentary Assembly of the Mediterranean (PAM), dan the Sustainable Development Solutions Network (SDSN).

Dalam pertemuan ini, Evita dipercaya menjadi pimpinan sidang dalam 2nd Plenary Session of the 2nd WPFSD yang khusus membahas Quality Education and Technology towards Green Industry, pada Rabu (12/9) dengan panelis Presiden Malta Marie-Louise Coleiro Preca, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr Bambang Brodjonegoro, Wakil Ketua DPR Mesir Soleman Hemed Whodan Emara dan lainnya.

Tingkat Nasional-Internasional

Sementara itu, dua keputusan lainnya dalam WPFSD adalah komitmen parlemen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini di tingkat nasional dan internasional bekerja sama dengan anggota parlemen lain, partner dan pihak terkait lainnya. Serta melanjutkan pertemuan WPFSD sebagai forum parlemen pertama dan satu-satunya di dunia yang berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan SDGs 2030.

Diketahui, The 2nd World Parliamentary Forum on Sustainable Development tahun ini mengambil tema “Partnership Towards Sustainable Energies for All”.

Dalam hal ini, forum WPFSD mengakui potensi besar sumber daya energi terbarukan di negara-negara peserta WPFSD, dan kebutuhan untuk terus mempromosikan ekonomi biru (blue economy) , industri hijau (green industry), dan pembangunan untuk mendukung pencapaian keamanan energi dan diversifikasi. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here