Effendi Sianipar Minta Kelompok Tani Implementasikan 4 Pilar

BERITABUANA, RIAU – Anggota MPR RI, Effendi Sianipar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR pada kelompok tani dan masyarakat di Kecamatan Mandau Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (21/9/2018).

Kelompok tani dinilai politisi dari PDI Perjuangan itu, memiliki peran strategis membumikan Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD Negara 1945. Sebagai wahana kerjasama, kelompok tani dapat mengimplementasikan 4 pilar ini lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Sudah menjadi tugas setiap anggota MPR mensosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada masyarakat, termasuk kepada kelompok-kelompok di masyarakat seperti kelompok tani,” kata anggota Komisi IV DPR itu.

Politikus dari PDIP Perjuangan ini bercerita pada saat mengadakan sosialisasi empat pilar MPR kepada 150 orang anggota kelompok tani dan masyarakat di daerah pemilihannya yaitu Kecamatan Mandau Pinggir, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Menurut Effendi, ternyata animo petani mengenai Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD Negara 1945 patut diacungi jempol.

“Meski mereka sehari-hari bergelut dengan pertanian, perhatian mereka terhadap masalah kebangsaan dan kenegaraan juga patut dibanggakan,” tambahnya.

Karena itu lanjut dia, pada saat memberikan materi 4 pilar itu kepada kelompok tani, pemahaman terkait dengan Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD Negara 1945 semakin diperdalam.

“Saya mengingatkan sekaligus menekankan kepada mereka agar kelompok tani dan masyarakat pada umumnya dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dari empat pilar ini,” kata Effendi.

Dalam berusaha sebagai petani lanjut Effendi, kelompok tani di ingatkan agar selalu bergotong royong dan tidak mudah terpancing dengan provokasi dari orang-oreng yang tidak bertanggung jawab, dengan maksud memecah belah mereka.

“Petani jangan sampai ikut-ikutan terseret pada perpecahan di tahun politik, sebaliknya, kelompok petani dan masyarakat harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan, dimulai dari kelompok nya sendiri sebagai petani, sehingga tujuan mereka bisa terwujud,” kata Effendi. (Ndus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *