Pengeroyok Pelajar Ari Haryanto Hingga Tewas, 11 Orang Sudah Tersangka

BERITABUANA, JAKARTA – Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan belasan pelajar sebagai tersangka atas tewasnya Ari Haryanto (16), di depan Belleza Jalan Jenderal Soepeno, Kebayoran Lama, atau Fly Over Permata Hijau, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu dini hari (1/9/2018) kemarin.

“Sekarang total ada 29. 11 orang sudah tersangka.  18 orang lainnya sekarang lagi diperiksa semua. Mana yang terlibat atau tidak. Bisa juga ada yang saksi-saksi saja,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dihubungi www.beritabuana.co, Selasa (4/9/2018).

Kata Indra, para pelajar itu diamankan kemarin sore. Meskipun masih pelajar, polisi tetapkan memproses hukum bagi para pelaku.

“Di bawah umur jelas kita kenakan undang-undang perlindungan anak, tentunya menyesuaikan. Menghilangkan nyawa seperti ini pengeroyokan ada undang-undangnya tersendiri, undang-undang perlindungan anak kita kenakan juga. Hukumannya juga berbeda dia didampingi orangtuanya dalam pemeriksaan dan dari KPAI atau dari lembaga terkait. Yang jelas tidak lepas dari pidananya,” jelasnya.

Indra juga mengaku sudah memanggil seluruh orangtua dan guru-gurunya untuk dimintai keterangan atas kejadian ini.

“Hari ini rencana kita panggil orangtua dan guru-gurunya dari masing-masing sekolah itu. Yang jelas penyidik terus melakukan pendalaman, apakah hari ini bisa atau tidak, nanti tergantung kemampuan penyidik ini,” tutupnya.

Sebelumnya, kepolisian meringkus 11 remaja pembacok Ari Haryanto (16) hingga tewas di depan Belleza Jalan Jenderal Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama,Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu dini hari (1/9/2018) kemarin.

Sebelas remaja tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, mengatakan mulanya para pelaku meminta handphone milik korban. Namun, korban menolak memberikan dan langsung dianiaya.

“Udah kita tangkap 11 orang. Jadi korban habis kumpul di Bulungan, pulang 4.30 WIB, di perempatan lampu merah Belleza di depan ITC Permata Hijau ada sekelompok orang mau ambil HP yang bersangkutan. Yang bersangkutan keberatan terus dianiaya rame-rame,” tutur Indra di kawasan Monas, Jakarta Pusat.(CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *