Tembakan Peringatan Anggota TNI AL Terhadap Penyelundup Ganja, Berhasil Amankan 22,8 Kg Ganja dari PGN

BERITABUANA, JAYAPURA – Setelah didahulu aksi pengejaran di perairan Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, akhirnya Kapal Patroli Lantamal X Jayapura berhasil mengamankan 22,8 kilogram ganja yang hendak diselundupkan ke Jayapura dari Papua Nugini (PNG).

Penangkapan itu sendiri, dijelaskan Kadispenal Lantamal X Jayapura Mayor Laut (KH) Eko Hadi Setiawan, Minggu (2/9/2018), puluhan kilogram ganja itu diamankan Sabtu pada (1/9/2018), ketika anggota pos TNI AL yang dipimpin Kapten Marinir Husein melakukan patroli sekitar pukul 08.00 WIT.

“Saat melaksanaan patroli itulah ada informasi tentang adanya “speed boat” atau perahu motor yang membawa ganja masuk ke perairan Jayapura dari PNG,” jelas Eko.

Setelah diintai, ekitar pukul 10.00 Wit terlihat tiga “speed boat” dari perairan PNG menuju perairan Jayapura dan patroli TNI-AL berupaya mendekat untuk memeriksa perahu motor tersebut.

Namun sekitar 200 meter, ketiga “speed boat” melarikan diri kembali memasuki perairan PNG, kata Mayor laut (KH) Eko.

Maka dikejar. Salah satu “speed boat” yang diduga membawa ganja sempat menabrak “speed boat” yang ditumpangi anggota.

Anggota pun, kata Eko, sempat mengeluarkan tembakan peringatan sehingga salah satu “speed boat” sebelum kembali memasuki perairan PNG sempat membuang bungkusan yang ternyata berisi ganja. Kemudian diamankan.

“Sebanyak 22,8 kg ganja asal PNG itu diisi didalam 11 karung kecil, 130 bungkus plastik kecil dan delapan gulung kertas kecil yang siap edar,” kata Mayor Eko.

Ketika akan ditanya tentang pemilik ganja, pelakunya berhasil melarikan diri dengan kembali ke perairan PNG.

“Patroli Posal Skouw Sae hanya berhasil mengamankan barang bukti berupa 22,8 kg ganja yang dibuang dari salah satu ‘speed boat’,” tutup Eko. (Jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *