Tersangka Korupsi Rp3,5 Miliar di Kementan Ditahan Kejagung

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menahan seorang tersangka dugaan korupsi bantuan fasilitas sarana produksi kepada kelompok tani binaan penggerak membangun desa tahun 2015 di Kementerian Pertanian.

Adapun proyek tersebut meliputi wilayah Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

“Tersangkanya bernama Asrul Amirullah (AA), mantan Aparatur Sipil Negara pada Ditjen Hortikultura Kementan RI selaku pejabat pembuat komitmen,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mohamad Rum kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (29/8).

Saat ini tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejagung RI selama 20 hari ke depan dari 27 Agustus sampai 15 September 2018 berdasarkan surat perintah penahanan Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-19/F.2/Fd.1/2018 tanggal 27 Agustus 2018.

Menurutnya, berdasarkan hasil audit Inspektorat I Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian ditemukan kerugian keuangan negara Rp3,5 miliar.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Tim penyidik dalam melakukan pengungkapan dugaan korupsi tersebut, telah memeriksa 25 saksi,” kata Rum menambahkan.

Sebelumnya, lanjut Rum, tim penyidik juga pernah menetapkan tersangka SL selaku Direktur CV Cipta Bangun Semesta pada 21 Februari 2018.

Namun sekarang yang bersangkutan sedang menjalani hukumannya sebagai terpidana korupsi pengadaan fasilitas sarana produksi kepada Kelompok Tani Binaan Penggerak Membangun Desa tahun 2015 di Kementan untuk wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng. Oisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *