Peran Gobel Group di Balik Suksesnya Asian Games

BERITABUANA.JAKARTA – Asian Games di Indonesia telah menjadi bagian sejarah dari perjalanan Gobel Group. Setelah lebih dari setengah abad yang lalu berpartisipasi menyukseskan Asian Games IV 1962 melalui pengadaan pesawat TV hitam-putih pertama di Indonesia. Pemerintah melalui Maladi Menteri Penerangan saat itu membeli 10 ribu pesawat televisi untuk dibagikan ke seluruh pelosok tanah air.

Thayeb Mohammad Gobel, yang telah dikenal sebagai pengusaha radio lewat PT Transistor Radio Manufacturing pada 1954, dipercaya memproduksinya. Gobel dengan PT National Gobel adalah pelopor industri elektonik di Indonesia.

Ide untuk terjun dalam bisnis elektronik bermula dari pidato Presiden Soekarno yang menginginkan setiap petani bisa menikmati barang mewah, seperti radio dan lemari es. Dengan mida kredit dari Bank Industri Nasional sebesar Rp 5 juta, digunakannya untuk mendirikan PT Transito Radio Mfg. Co. yang memproduksi radio merek Tjawang. Seluruh komponen diimpor dari Austria. Pada 1962, Gobel meluncurkan produksi televisi pertama di Indonesia. Gobel menggandeng mitranya dari Jepang, Matsushita Electric Industrial Co. Ltd.

Menurut laman panasonic.com, perusahaan asal Jepang ini resmi masuk ke Indonesia pada 1960 dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama Technical Cooperation Agreement dengan PT Transistor Radio Manufacturing. Menjelang pembukaan Asian Games, 24 Agustus 1962, Gobel dan Matsushita memberikan televisi hitam putih produk pertama mereka kepada Ibu Negara, Fatmawati Soekarno.

Saat ini pada Asian Games XVIII yang kali ini diselenggarakan pada 18 Agustus – 2 September 2018 Gobel Group kembali berperan aktif. Gobel selain berkontribusi dalam pengadaan peralatan elektronik, untuk fasilitas infrastruktur diantaranya seperti sistem pendingin dan pengatur udara ruangan, panel tenaga surya, pencahayaan, serta keamanan.

Salah satu hal yang membanggakan dari Gobel Group adalah ikut serta sebagai perusahaan yang ikut membuat tampilan di lapangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), yang sebelumnya hanya 1200 lux menjadi 3500 lux. Untuk itu kurang lebih ada sekitar 640 buah lampu berjenis LED (Light Emmitting Diode) yang dipasok oleh Panasonic menerangi stadion ini. Dengan sistem LED lighthing system, sehingga memungkinkan konsumsi listrik yang lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional.

Penerangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Foto istimewa

Bukan hanya itu saja Gobel melalui anak perusahaannya PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK). mendapat kepercayaan menjadi master caterer dalam pengadaan makanan-minuman untuk kebutuhan nutrisi atlet dan ofisial yang mencapai 11.500 orang di Jakarta dan Palembang. Sebelumnya pada Februari 2018, GDSK sudah terpilih sebagai caterer di ajang test event Asian Games “Invitation Tournamen Asian Games 2018” di Kemayoran – Jakarta, yang diikuti atlet-atlet dari 13 negara.

Memang kehadiran Gobel Group untuk memajukan event Asian Games IV ditahun 1962 hingga Asian Games sekarang tidak bisa dilepaskan keberadaannya.(Lsw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *