Fadli Zon Tegaskan, Hak Menyatakan Pendapat Warga Negara Tak Boleh Dipersekusi

BERITABUANA, JAKARTA – Hak menyatakan pendapat yang disampaikan warga negara tak boleh dipersekusi, apalagi dinyatakan sebagai pelanggaran hukum. Penyampaian pendapat merupakan bagian berdemokrasi yang sehat dan dilindungi konstitusi.

Demikian penegasan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat menerima audiensi “Masyarakat Menolak Persekusi” yang diwakili Neno Warisman, Ahmad Dani, Sang Alang, Mahendradatta dkk di Gedung Nusantara 3 DPR RI, Selasa (28/8/2018).

Didampingi koleganya Fahri Hamzah sesama pimpinan DPR, Fadli Zon mempertegas bahwa apapun pandangan politik yang disampaikan seorang warga negara, walau berseberangan dengan pandangan politik pemerintah tetap harus dilindungi.

“Kasus ini sudah menjadi perhatian publik secara nasional. Secara pribadi saya mengatakan ini sebuah pemberangusan terhadap demokrasi kita,” ucapnya.

Karena itu, dia berjanji akan meneruskan pengaduan Neno Warisman ini ke pihak-pihak terkait, seperti Kapolri, Kompolnas, Komnas HAM, dan juga Panglima TNI.

Lebih jauh politisi Partai Gerindra itu juga menyatakan, apa yang menimpa Neno Warisman merupakan ironi di tengah negara demokratis dan telah mereformasi diri.

“Ini kejadian pertama setelah 20 tahun reformasi. Hak menyatakan pendapat justru mendapat persekusi dan penyanderaan yang luar biasa,” imbuhnya lagi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ahmad Dhani, Marwan Batubara, Eggi Sujana, dan lain-lain. Sedang dari DPR selain Fadli dan Fahi Hamzah, juga dua Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi’i dan Nasir Jamil, serta dua Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais dan Asril Hamzah Tanjung. (Aldo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *