Aparat Akan Tindak Tegas Pemerasan Berkedok Jasa Keamanan.

BERITABUANA, JAKARTA – Reskrim Polres Jakarta Barat tindak tegas pemerasan berkedok uang jasa keamanan. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya mendapat informasi terkait aksi premanisme itu di kawasan komplek ruko seribu, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Modusnya, berkedok jasa keamanan dan kebersihan. Namun pada faktanya, ada pemaksaan karena tarif ditetapkan sepihak,” ujar Hengki di Mapolres Jakarta Barat, Senin (27/8/18).

Hengki menambahkan pemilik ruko yang melaporkan dan mengaku dimintai uang sebesar Rp 42 juta oleh para pelaku. Pelaku berdalih ada tunggakan uang keamanan sebelum korban membeli ruko tersebut.

“Ya kalau korban tidak membayar tokonya akan dirusak, seperti yang kita lihat di video itu (video viral di medsos). Mereka mematok Rp 350 ribu per bulan untuk jasa keamanan,” jelasnya.

Lebih jauh Hengki mengaku, banyak tindak premanisme yang tumbuh lantaran korban tidak melaporkannya ke polisi. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk berani melapor bila menjadi korban premanisme.

“Kami tidak akan mundur dan terus akan memberantas aksi premanisme di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. Jika mereka mengancam kita ancam balik, jika mereka melawan kita tembak,” tegasnya.

Terkait ini, polisi menahan sebanyak delapan tersangka berinisial VY, MG, FY, SI, MN, MA, HMN dan AA. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan Terhadap Orang atau Barang dan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan.

Sebelumnya, aksi tujuh preman ini kerap meresahkan para pemilik ruko di Taman Palem Lestari Cengkareng,  Jakarta Barat. Dengan menjaga keamanan, mereka kerap memeras pemilik ruko dan merusak jika tidak diberi uang di Ruko Galaxy Blok R no 7 dan no 8 dan Blok P no 15.

“Ya benar kami mendapatkan laporan pemilik ruko yang resah karena dipalak oleh sejumlah preman,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edi Sitepu saat dihubungi wartawan, Minggu (26/8/18).(CS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *