Anak Perusahaan Gobel Terpilih Menjadi Master Caterer

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pesta olahraga negara-negara Asia (Asian Games 2018) yang dihelat di Jakarta dan Palembang tengah menjadi pusat perhatian Asia dan Dunia. Sebagi tuan rumah Indonesia berusaha menjadi tuan rumah yang baik dengan menyiapkan berbagai pelayanan semaksimal mungkin termasuk juga dengan penyediaan makanan.

Asian Games XVIII yang diselenggarakan pada 18 Agustus – 2 September 2018 Gobel Group kembali berperan aktif. Gobel selain berkontribusi dalam pengadaan peralatan elektronik, juga memasok kebutuhan nutrisi para atlet dan ofisial negara peserta Asian Games XVIII melalui anak perusahaannya PT. Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK) yang mendapat kepercayaan menjadi master caterer dalam pengadaan makanan-minuman untuk kebutuhan nutrisi atlet dan ofisial yang mencapai 11.500 orang di Jakarta dan Palembang.

Sebelumnya pada Februari 2018, GDSK sudah terpilih sebagai caterer di ajang test event Asian Games “Invitation Tournamen Asian Games 2018” di Kemayoran – Jakarta, yang diikuti atlet-atlet dari 13 negara.

Direktur Utama GDSK Regi Datau, mengatakan, pemenuhan nutrisi dalam ajang sebesar Asian Games merupakan salah satu faktor penting, sehingga kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan sempurna.

“Dengan pengalaman di bidang katering yang telah kami miliki, GDSK siap memasok nutrisi untuk atlet, offisial, dan panitia di Asian Games XVIII sesuai standar dan aturan khusus internasional,” ujarnya  Direktur Utama GDSK Regi Datau  kepada beritabuana, Senin (27/8).

Asian Games, menurut Regi, GDSK diminta Panitia untuk menyediakan berbagai menu yang mewakili masakan Indonesia & Asia, International, Timur Tengah dan Vegetarian, mengingat delegasi yang hadir berasal dari berbagai negara yang memiliki karakteristik makanan yang berbeda-beda.
GDSK melayani hampir 49.000 porsi makanan-minuman per hari, belum termasuk untuk acara pembukaan dan penutupan. Makanan-minuman tersebut disediakan di Main Dining Hall Athletes Village di Kemayoran-Jakarta dan juga di Jakabaring-Palembang, serta kurang lebih di 35 venue pertandingan yang tersebar di beberapa wilayah, seperti Gelora Bung Karno (14 cabang olahraga), JIEXPO (11 cabang olahraga), Rawamangun, Pulo Mas, TMII, PIK, Ancol, Pondok Indah, dan Cibubur.

Regi menambahkan pihaknya memberikan perhatian khusus dalam hal nutrisi, mulai proses pengolahan hingga penyajiannya, demi menjaga kesehatan dan stamina atlet yang berlaga. Untuk semakin memberikan layanan yang sempurna, GDSK membuka lapangan pekerjaan dengan memberi kesempatan kepada sekolah-sekolah pariwisata untuk ikut berpartisipasi demi mensukseskan momen Olah Raga bangsa Asia ini.
Pada Asian Games ini, Panitia Nasional Pelaksana Asian Games (Inasgoc) menetapkan standar dan aturan khusus yang ketat untuk katering, seperti harus mempunyai sertifikat ISO 9001:2015 (sertifikasi Sistem Manajemen Mutu), ISO 22000:2005 (sertifikasi Sistem Keamanan Pangan), ISO 18001:2007 (serifikasi Sistem Manajemen K3), ISO 14001:2018 (sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan), sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasaboga, serta termasuk juga Pengawasan Makanan dengan konsep HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Point), sertifikat Halal MUI, SNI (Standar Nasional Indonesia), hingga GHdP (Good Handling Practice), plus mencantumkan informasi gizi pada setiap menu. Semua itu agar makanan-minuman yang disajikan memenuhi syarat higienis, serta halal dan aman untuk dikonsumsi.(Lsw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *