SPDP Kasus Narkoba Anak Pemilik Tempo Scan Group Belum Diterima Kejati DKI

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta hingga saat ini masih menunggu Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus kepemilikan kokain Richard Muljadi, anak dari pemilik Tempo Scan Group.

“Sampai sekarang kami belum terima, ya kita tunggu ajalah,” ungkap Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi di Jakarta, Jumat (24/8).

Menurut Nirwan, batas akhir SPDP selama tujuh hari dari penetapan tersangka oleh Polda Metrojaya. “Saat ini kami masih menunggu,” lanjut Nirwan.

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya telah menyatakan Richard sebagai tersangka sehari setelah penangkapannya. Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik melakukan gelar perkara di tempat kejadian perkara (TKP), pada Kamis (23/8) lalu.

Richard Muljadi ditangkap oleh Kombes Herry Heryawan pada Rabu (22/8) dini hari. Tersangka Richard ditemukan saat sedang menggunakan kokain di dalam toilet pada sebuah restoran kawasan Pasific Place SCBD Jakarta.

Richard juga diketahui sebagai anak konglomerat dari keluarga Handojo Muljadi yang merupakan pemegang saham terbesar di Tempo Scan Group, hal ini terlihat melalui akun instagram miliknya yang sedang makan bersama dengan neneknya yakni Kartini Muljadi.

Setelah ditangkap, Richard digiring ke Polda Metrojaya dan langsung di tes urine, dan hasilnya positif menggunakan kokain. Oisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *