Kanwil Kumham Jabar Kukuhkan 60 Anggota TIMPORA Purwakarta dan Karawang

BERITABUANA, JAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Jabar)  mengukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di tingkat kecamatan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas ll Karawang, Selasa (21/08/18). Bertempat di Aula Prime Hotel Plaza Bukit Indah Karawang, sebanyak 60 orang yang terdiri dari unsur penegak hukum seperti TNI dan Polri serta pejabat Aparat Sipil Negara ( ASN) pada tingkat kecamatan se-Kabupaten Purwakarta resmi dikukuhkan.

Ikut hadir dalam pengukuhan ini, penjabat Bupati Purwakarta, Taufik Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, M.Henri, kepala Disdukcapil Kabupaten Purwakarta serta para kepala UPT-Cipurwabesuka.

Sebelum acara dimulai telah dilaksanakan pentas seni tari jaipongan “Sanghiang Siliwangi” yang disumbangkan oleh pemerintah Kabupaten Purwakarta sebagai wujud rasa terima kasih terhadap Kanim Karawang dalam membangun sinergitas pembentukan Timpora serta merupakan salah satu budaya kearifan lokal yang dimiliki Pemda Kabupaten Purwakarta.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Karawang, Yopi Asmara menyampaikan pengukuhan Timpora Kabupaten Karawang ini merupakan yang pertama dalam menciptakan sinergitas serta komitmen bersama betapa pentingnya pengawasan orang asing di wilayah lndonesia untuk memastikan agar keberadaan san kegiatan orang asing tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat tercinta kondisi yang aman, tertib, dan tetap mengedepankan kedaulatan negara.

Selanjutnya, penjabat Bupati Purwakarta, M.Taufik Budi Santoso sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kanim Karawang. “Saya atas nama pemerintahan Kabupaten Purwakarta mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat serta Kanim Karawang atas sinergitas yang dibentuk berupa pengukuhan Timpora ini, semoga hubungan baik yang kita jalin selama ini tetap kita pertahankan bahkan kita bisa tingkatkan,” katanya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyematan topi secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah, Penjabat Bupati Purwakarta, Kepala Divisi Keimigrasian dan Kepala Kanim Karawang yang diikuti secara serempak oleh peserta Timpora yang hadir. Kakanwil Kemenkumham Jabar lbnu Chaldun mengatakan, sangat kagum melihat kearifan lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Purwakarta, dengan penampilan pentas seni tari jaipongan yang gerakannya gema gemulai tapi sangat gesit karena perpaduan dengan gerak pencak bela diri pencak silat.

“Ini menandakan bahwa Kabupaten Purwakarta memiliki energi dan potensi sumber daya manusia yang sangat luar biasa dengan pengembangan budaya yang pesat untuk menarik turis asing berkunjung,” ucapnya.

Lebih jauh ia menyatakan, dengan telah diberlakukannya Asean Economic Community (masyarakat ekonomi Asean), dimana negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini dijadikan sebuah wilayah kesatuan pasar dan basis produksi sehingga akan membuat arus barang, jasa, modal dalam jumlah besar dan skilled labour menjadi tidak ada hambatan dari satu negara ke negara lainnya di kawasan Asean.

Di samping itu, sebagai upaya memacu pertumbuhan ekonomi, pemerintah melalui Perpres No 21 Tahun 2016 telah memberikan fasilitas berupa pembebasan dari kewajiban memiliki visa terhadap WN dari 169 negara. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara.

“Meningkatnya jumlah wisatawan manca negara membuat banyak manfaat bagi bangsa dan negara. Tapi kita tidak boleh lengah terhadap akses-akses yang mungkin timbul,” tutur Ibnu Chaldun.

Selain itu permasalahan yang harus dihadapi dan diperhatikan menurut Ibnu Chaldun, secara bersama mengawasi pemberangkatan TKI non-produseral, penyalahgunaan izin tinggal orang asing dan llegal Migrant (pengungsi pencari suaka, dan lainnya. Sebagai leading sector dalam pengawasan lalu lintas orang asing selalu dituntut lebih profesional dan mampu bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya. Selain itu mengutamakan prinsip-prinsip yang menjadi semboyan dan komitmen dari Kemenkumham, yaitu Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif (PASTl).

“Saya berharap Timpora berikut sekretariatnya dapat menjadi pemicu untuk melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum agar keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia khususnya Purwakarta dan Karawang dapat benar-benar memberikan kesejahteraan dan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Ibnu. (nico)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *