After Market Mengeluh Gegara GIIAS Sepi Pengunjung

BERITABUANA, JAKARTA – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018) di ICE, BSD City, Tangerang, 2-12 Agustus 2018,telah berakhir dengan sukses terutama dari penjualan baik di Agen Pemegang Merek maupun industri pendukungnya (after market).

Salah satu both after market Booth di 1AH Domninations Car Audio / Audioworkshop merasakan kalau pengunjung GIIAS tahun ini sepi. Menurut CEO Domninations Car Audio / Audioworkshop, Wahyu Tanuwijaya, hal ini karena banyak manuver penyelenggara yang dirasakan merugikan para tenan.

“Mulai dari penutupan pintu parkir hall 1 dimana pengunjung diarahkan ke hall 10 sejak pagi. Sampai sepinya hari Minggu dan Sabtu,” ungkap Wahyu Tanuwijaya, Rabu (15/8)

“Masa event yang harus didatangi pengujung harus kalah oleh masalah parkir, serta mahalnya tiket masuk saat weekend, tambah Wahyu.

Selain itu juga Wahyu menilai hal ini karena banyak ‘fitur’ yang dihilangkan seperti moda angkutan dari beberapa titik ke lokasi pameran di BSD. “Tahun lalu armada angkutan saya rasakan berkurang, mulai tidak diurus dan ogah2an, tahun ini lebih irit lagi.”

“Hilangnya sarana pendukung ini menyebabkan GIIAS hanya sekedar pameran mobil dengan fokus mau jualan, faktor entertainmentnya nol. Ditambah dengan beberapa pemain ATPM yg juga berpikir hanya jualan saja, Ya kira kira seperti pameran rame-rame di depan Carefour lah.” kata Wahyu.

Untuk pendapatan selama pameran kata Wahyu sama dengan tahun lalu, bedanya hanya costnya 10 sd 15% lebih besar, biaya sewa naik tanpa diimbangi dengan servis yg lebih baik.

“Tapi untuk daya tarik pameran hilang seperti lomba audio yg hilang, mana stunt show ala Subaru, mana atraksi mobil 4wd. Mereka merasa, now I dont need you all, you are all cost! Lebih baik lahannya dijual ke foodtruck!” ujar Wahyu.

Sepinya pengunjung juga dirasakan Stanley dari PT Laris Chandra selaku sole distributor dari merek STP ® tapi pendapatannya meningkat kurang lebih 25%. Kenaikan ini menurut team STP® terbantu karena ada promo Tokopedia dan ekstra diskon juga.

Terkait sepinya pengunjung juga dirasakan CEO Lederlux Synthetic Leather, Juliawan Wahjoepramono menurutnya, GIIAS tahun ini pengunjungnya berkurang juga booth nya juga tidak semua terisi.

“Beda dengan 2 tahun yang lalu waktu lederlux juga ikut booth penuh. Selain itu saat weekend yang banyak hiburan dari artis di hall 10 saja pengunjung jalan spt biasa, kalau 2 tahun lalu terjadi desak desakan buat jalan aja susah,” cerita Juliawan.

Sepinya pengunjung juga dirasakan para Jurnalis peliput otomotif karena sampai hari terakhir tidak ada informasi mengenai jumlah pengunjung ke GIIAS 2018. Ada Apa Ya. (Lsw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *